POLITIK

Walikota Geram, Tak Ada Toleransi Bagi Oknum Penyalahguna Narkoba

METRO – Walikota Metro Achmad Pairin menyerahkan proses hukum penangkapan 2 oknum Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) ke kepolisian. Pasalnya, sanksi tegas akan diberikan sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Sudah saya pantau. Nanti kita akan lihat proses hukumnya. Jadi kami tidak ada toleransi. Saya sudah ingatkan ke semua berulang kali termasuk dengan media saya sudah ingatkan, ini malah anak saya. Jadi silahkan saja hukum berjalan,” tegasnya dikonfirmasi awak media usai memimpin acara Musyawarah Rencana Pembangunan Kelurahan (Musrenbangkel) di Kelurahan Margodadi, Kecamatan Metro Selatan, Selasa (28/1/2020).

Menurutnya, sanksi akan diberikan sesuai dengan ketentuan dan aturan yang berlaku. Ia mencontohkan sanksi hukuman diberikan sesuai dengan tingkat putusan hukuman pengadilan yang diberikan.

“Sudah ada aturannya. Misalnya kalau kena hukuman sekian bulan atau tahun, hukumannya sanksi berat turun pangkat hingga pemecatan. Ya nanti kita mengikuti aturan-aturan yang ada,” ungkapnya.

Diakuinya, pembinaan rutin juga terus dilakukan di masing-masing satuan kerja dan dinas instansi. Pembinaan juga tengah dilakukan dilakukan intensif khususnya sejumlah anggota Satpol PP.

“Jadi kawan-kawan saya bagian Narkoba sudah kesana untuk pembinaan. Jadi pembinaan kita juga sudah tidak ada henti-hentinya, dari dinas maupun dari lembaga lainnya tapi masih ada. Jadi silahkan hukum berjalan,” pungkasnya.

Sementara itu, penangkapan 2 oknum Satpol PP Kota Metro tersebut juga menuai keprihatinan sejumlah kalangan. Ini seperti dikemukakan Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan (JPKP) Kota Metro, Hairul Thalib. Ia menyayangkan adanya penangkapan 2 oknum anggota Satpol PP yaag tertangkap akibat penyalahgunaan narkoba. Ia berharap kejadian tersebut terakhir terjadi.

“Pembinaan yang penting. Jadi bagaimana kepala satuan kerja memberikan arahan kepada stafnya untuk menghindari narkoba. Pemantauan dan pengawasan juga harus intensif dilakukan,” ujarnya.

Menyikapi kasus tersebut, ia berharap berharap agar kasus dapat diproses sesuai dengan aturan. Sehingga dapat menimbulkan efek jera bagi para penggunanya. “Dengan begitu kedepan tidak ada ASN yang tertangkap karena narkoba maupun kasus lainnya di Kota Metro,” pungkasnya. (ria)


News Reporter

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button