NEWS

Pantau Medsos, Bawaslu Ingatkan Netralisme ASN

close
banner iklan melayang

METRO – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Metro kembali mengingatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) Kota Metro untuk menjaga netralisme sebagai aparatur negara. Itu menyusul adanya indikasi menyalahgunakan wewenang ASN dan terlibat politik praktis dalam pada Pilkada 9 Desember 2020.

“Kita tidak lelah untuk mengingatkan, baik kepada OPD atau ASN untuk netral. Begitu juga dengan masyarakat atau paslon untuk menjauhi black campaign atau yang mengandung SARA. Agar pesta demokrasi kali ini berjalan lancar dan kondusif,” ujar Ketua Bawaslu Mujib, Kamis (17/9/2020).

Karenanya ia mengaku, bahwa pihaknya tengah aktif memantau pergerakan media sosial, baik pengawasan pasangan calon, pendukung, maupun ASN di Kota Metro. Ini seperti adanya dugaan ASN yang terlibat dalam politik praktis.

“Secara khusus media sosial ini akan intens dalam pengawasan. Karena baik sebelum maupun sesudah penetapan ASN harus netral dan tidak boleh terlibat dalam politik praktis,” bebernya.

Diakuinya, pihaknya tengah menelusuri mengenai netralisme ASN di media sosial. Baik dalam menyukai postingan pasangan calon (paslon) maupun memberikan komentar yang sifatnya mendukung paslon tertentu dan tidak menunjukkan kenetralannya sebagai ASN.

“Kalau mau membaca, membaca saja tanpa melakukan tindakan apapun. Karena menyukai atau memberikan komentar atas postingan paslon yang sifatnya mendukung merupakan pelanggaran. Karenanya kami tengah intens melakukan penelusuran untuk mengumpulkan bukti-bukti bagi ASN yang terlibat dalam politik praktis,” tutupnya. (ria)

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Jangan Biasakan Copy Paste Bro !!! Gua Tau Lu...
Close
Close