ARTIKELPEMBACANEWS

NARKOBA DAN CORONA

close
banner iklan melayang

Oleh : Drs. H. Jazim Ahmad, M.Pd
Rektor Universitas Muhammadiyah Metro

Setiap hari dunia dihebohkan dengan info seputar kasus Corona yang makin hari makin masif perkembangannya. Informasi yang beredarpun makin membuat masyarakat terfokus pada pandemi ini sehingga melupakan ancaman lain yang tidak kalah bahayanya.

Bahaya penyalahgunaan narkoba seolah tenggelam dari berita di media massa sampai ada salah seorang artis DS yang tertangkap kasus narkoba disaat pandemi. Saat inilah masyarakat mulai membagi fokus pada narkoba, mulai mengalihkan sedikit perhatian dari Corona karena kita menyadari wabah covid 19 ini menyita perhatian seluruh bangsa bukan hanya Indonesia.

Ancaman narkoba memang tidak nampak seheboh Covid 19 tapi dampaknya luar biasa mengerikan karena menyangkut masa depan generasi muda penerus bangsa. Saat ini narkoba tidak hanya dikonsumsi kalangan berduit, kalangan artis atau para pekerja kehidupan malam tapi juga sudah menyerang ke kalangan rakyat ekonomi menengah kebawah.

Bahkan mirisnya narkoba sudah banyak dijual pada remaja dan anak-anak dengan berbagai jenis dan kemasan yang menarik perhatian.
Lalu apa hubungannya narkoba dan covid 19? Mengapa peredaran narkoba menjadi semakin marak pada masa pandemi covid 19 ini. Menurut Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Nana Sudjana pada tanggal 1 Mei 2020 kasus narkoba naik 120%.

Artinya ada peningkatan penggunaan narkoba selama musim pandemi ini.
Melihat fenomena yang menyedihkan dapat kita lihat bahwa bisnis narkoba memang masih sangata menggiurkan karena harganya yang sangat mahal. Hal ini membuat banyak orang lebih memilih menjadi pengedar narkoba dibandingkan usaha lain.

Terlebih banyak korban PHK efek dari pandemi ini, belum lagi setelah dilepaskannya 30.000 lebih narapidana. Sungguh keadaan yang yang sangat mengkhawatirkan tapi dianggap sepele oleh sebagian orang. Jika bicara dari aspek hukum banyak sekali penyebab menjamurnya pengedar narkoba seperti lemahnya hukum tentang narkoba dan longgarnya peraturan di Lembaga Pemasyarakatan yang membuat gembong narkoba dapat terus beraksi dari balik jeruji.

Hal yang harus menjadi perhatian kita adalah bagaimana menjaga agar generasi penerus terbebas dari narkoba. Berikut adalah tips yang dapat digunakan agar generasi muda tetap menjadi generasi emas penerus bangsa.

  1. Selektif dalam Pergaulan Lingkungan sangat berpengaruh pada keseharian seseorang maka harus selektif dalam memilih teman. Pilihlah teman yang memiliki perilaku positif dan selalu menghabiskan waktu dengan kegiatan positif juga.
  2. Hindari Keluyuran Malam Perilaku menyimpang di kalangan remaja banyak yang disebabkan karena mereka sering keluar malam bahkan begadang semalaman. Dimulai dari godaan merokok, minum minuman keras sampai narkoba. Oleh karena itu hindari kegiatan yang lebih banyak membawa dampak negatif.
  3. Jadilah Anak Berbakti Pada Orangtua Anak usia remaja biasanya mulai berani melawan orang tua karena menganggap orang tua terlalu banyak memberi aturan yang mengekang. Padahal aturang tersebut adalah demi kebaikan mereka juga. Apabila semua remaja berbakti pada orang tua dan selalu mengikuti nasihat orang tua maka akan terhindar dari ancaman narkoba.
  4. Fokus pada Hal-hal Positif Waktu luang yang ada hendaknya dimanfaatkan untuk hal yang positif seperti mengikuti kegiatan olahraga ataupun seni sehingga terhindar dari kegiatan kumpul-kumpul yang tidak ada manfaatnya.
  5. Jangan Takut Kehilangan Teman Biasanya remaja yang menjadi korban narkoba karena takut kehilangan teman-teman sesama penggunan akan mengancam memusuhi. Seyogyanya teman yang baik tidak akan menjerumuskan temannya menjadi pengguna narkoba.
    6.Selesaikan masalah yang ada. Setiap masalah yang dihadapi harus dipecahkan dan dicari solusi. Jangan jadikan narkoba sebagai pelarian dari masalah karena masalah tidak akan selesai dengan menggunakan narkoba. Bahkan masalah baru yang lebih fatal akibatnya apabila mengkonsumsi narkoba.
  6. Bentengi diri dengan agama Perkuat pertahanan diri dengan agama karena agama manapun melarang konsumsi narkoba jenis apapun.
  7. Fokus Masa Depan Narkoba akan merusak cita-cita yang akan diraih karena pastinya si pengguna akan mengalami kerusakan dibeberapa syarafnya. Oleh sebab itu fokuslah belajar dan berusaha mengapai masa depan yang diimpikan.
  8. Jangan pernah mencoba Semau berawal dari coba-coba, maka sekali mencoba akan sulit untuk berhenti dan akan terus kecanduan.
  9. Nikmati kebersamaan dengan keluarga Hidup harmonis dengan keluarga akan menjauhkan dari godaan narkoba karena keluarga akan terus mengawasi sesama anggota keluarga.

Harapan kita bersama agar semua generasi muda dapat menjadi pemimpin di masa depan, sesuai dengan semboyan Badan Narkotika Nasional tahun 2020 “Sadar, sehat, produktif dan bahagia tanpa Narkoba”. (*)

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Jangan Biasakan Copy Paste Bro !!! Gua Tau Lu...
Close
Close