METRONEWSPOLITIK

Melanggar, Ratusan APS Kandidat Balon Kepala Daerah Ditertibkan Satpol PP

close
banner iklan melayang

METRO – Ratusan poster dan atribut alat peraga sementara (APS) kandidat bakal calon (balon) pemilihan kepala daerah ditertibkan Satuan Polisi Pamong Praja. Ini terutama APS yang dipasang di sejumlah pohon penghijauan yang mengganggu keindahan dan ketertiban kota.

“Penertiban kita lakukan rutin secara terus menerus. Ini terutama APS yang melanggar perda seperti dipasang di pohon-pohon penghijauan dan sarana umum,” terang Kepala Satpol PP Kota Metro Imron, Jumat (21/2/2020).

Menurutnya, penertiban dilakukan di sejumlah jalan protokol. Ini terutama tempat-tempat yang melanggar keindahan dan ketertiban seperti pagar pemerintah dan pohon penghijauan.

“Penertiban APS ini kami lakukan sesuai dengan Perda Kota Metro Nomor 09 tahun 2017 tentang ketertiban umum, kebersihan dan keindahan kota. Pada Pasal 24 telah disebutkan bahwa dalam upaya menciptakan dan menjaga kebersihan fasilitas umum sebagaimana dimaksud dalam Pasal 21 ayat 3 huruf b setiap orang dilarang merusak mengotori, mencoret-coret atau menggambar, menempelkan gambar/poster/sejenisnya pada dinding bangunan gedung atau bangunan atau sarana dan prasarana penunjang fasilitas umum serta pohon/tanaman yang berada di fasilitas umum,” ungkapnya.

Sebelumnya, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Metro mengingatkan kepada bakal calon (balon) untuk mengikuti aturan yang berlaku. Ini terutama dalam pemasangan alat peraga sementara (APS).

“Tentu perlu disadari oleh balon paslon agar pemasangan APS seperti spanduk dan dukungan ditempatkan di tempat yang diperbolehkan. Tidak memasang di pohon, tiang listrik, sarana ibadah, sekolah maupu pagar pemerintah,” ujarnya dikonfirmasi usai mengikuti proses pendaftaran pasangan balon Wahdi dan Qomaru di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Metro, Kamis (20/2/2020).

Diakuinya, sampai saat ini Bawaslu mencatat ada 1.000 titik APK berupa poster dan bener yang terpasang di pohon penghijauan dan tiang listrik. Karenanya ia mengingatkan ke seluruh pendukung maupun balon yang hendak maju dalam Pilkada tahun untuk memenuhi aturan.

“Kita bisa lihat bersama ada beberapa 1.000 titik di pohon, tiang listrik dan di pagar. Kami menyarankan agar tidak mengganggu ketertiban dan melaksanakan sesuai dengan ketentuan,” paparnya.

Meski begitu, tindakan tegas akan dilakukan jika pasca penatapan tetap dilakukan pelanggaran. Ini terutama dalam masa kampanye maupun tahapan lainnya.

“Saat ini kami belum melakukan tindakan tegas, karena belum ditetapkan calon. Kewenangan sementara miliknpemerintah. Tapi akan menindak tegas pasca penetapan,” pungkasnya. (ria)

Tags
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Jangan Biasakan Copy Paste Bro !!! Gua Tau Lu...
Close
Close