METRONEWS

Dosen Pendidikan Sejarah UM Metro Tersertifikasi Ahli Cagar Budaya

close
banner iklan melayang

RADARMETRO.ID – Pasca mengikuti uji kompetensi profesi ahli cagar budaya yang diselenggarakan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi P2 Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan Kebudayaan, di Jakarta Pusat, 16 sampai 19 Maret 2021, silam, Kian Amboro, salah seorang dosen program studi pendidikan sejarah Universitas Muhammadiyah Metro dinyatakan kompeten sebagai Ahli Cagar Budaya (ACB).

Informasi tentang hal itu tertuang dalam surat yang disampaikan kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Metro. Mengingat sebelumnya, Kian juga merupakan bagian dari Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Kota Metro yang bernaung di bawah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Metro.

Saat dikonfirmasi, Kian Amboro membenarkan hal itu, selain dirinya, Kian juga menyebutkan bahwa ada rekannya yang lain di TACB Metro yang dinyatakan kompeten sebagai Ahli Cagar Budaya. Seperti Seprita Kabid Kebudayaan Dinas Pendidikan Kota Metro, Herie S Widarto, Ika Pusparini Anindita, dan Ahamd Muzakki.

“Mudah-mudahan setelah tersertifikasi kompeten sebagai ahli cagar budaya ini menjadi pendorong bagi kami untuk lebih semangat dalam pelestarian warisan-warisan budaya yang ada di Kota Metro,” ungkap Kian.

Kian juga sempat menyampaikan terima kasih kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Metro serta UM Metro tempatnya mengabdikan diri sebagai dosen. Menurutnya, dua institusi tersebut selalu memberikan motivasi dan ruang kepada dirinya dalam kerja-kerja pelestarian objek cagar budaya di Kota Metro.

“Apa yang saya dapat, seperti tersertifikasi Ahli Cagar Budaya ini tentunya berkat dukungan dari rekan-rekan di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta rekan-rekan yang ada di UM Metro, tempat saya mengajar sebagai dosen pendidikan sejarah,” imbuhnya.

Senada dengan Seprita selaku Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Metro. Penilaian kompeten tersebut, menurutnya menjadikan Kota Metro secara resmi telah memiliki TACB sebagaimana disyaratkan undang-undang.

“Alhamdulillah kita menjadi daerah pertama di Lampung yang memiliki formasi lengkap Tim Ahli cagar Budaya dari berbagai disiplin ilmu dan telah tersertifikasi seperti diamanatkan Undang-undang Cagar Budaya,” jelas Seprita Senin (29/3/2021).

Seprita menambahkan dalam waktu dekat Dinas Pendidikan akan melaporkan hal tersebut kepada Walikota Metro . Selain Kota Metro, Propinsi Lampung juga telah memiliki TACB tersertifikasi karena telah mengikuti ujian kompetensi yang bersamaan.

Sementara itu Kasie Cagar Budaya dan Permuseuman Herie S Widarto menambahkan bahwa dengan telah terpenuhinya seluruh syarat pembentukan TACB maka diharapkan kerja-kerja pelestarian Cagar Budaya akan semakin efektif dan efisien.

“Hal ini merupakan salah satu ikhtiar untuk mendorong terwujudnya salah satu visi Kota Metro yakni Kota Berpendidikan dan Berbudaya,” pungkasnya. (Barnas)

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Jangan Biasakan Copy Paste Bro !!! Gua Tau Lu...
Close
Close