NEWS

Dinilai Tak Profesional, Kades DKM Minta Bidan di Desanya Ajukan Pindah Saja

close
banner iklan melayang

RADARMETRO.ID – Peran bidan desa sangat dibutuhkan masyarakat, terutama dalam membantu pelayanan di bidang kesehatan. Terlebih saat dibutuhkan oleh masyarakat bidan harus selalu siap siaga. Namun berbeda yang dialami oleh Edi Santosa Kepala Desa Dwi Karya Mustika (DKM), Kecamatan Mesuji Timur, Kabupaten Mesuji dia mengaku kesal dengan pelayanan bidan di desanya, lantaran saat dimintai bantuan enggan membantu dengan alasan yang tidak profesional.

“Ya harusnya bidan selalu siap saat dimintai pertolongan masyarakat yang membutuhkan. Namun yang terjadi di desa saya berbeda, ini saya alami sendiri saat anak mantu saya abis melahirkan dan kondisi lemah tiba-tiba pingsan di kamarnya. Saya minta tolong kepada bidan desa saya, banyak sekali alasannya. Ini saya kepala desa yang minta tolong apalagi warga biasa,” sesalnya kepada wartawan, Selasa malam (23/02/2021).

Lantaran kesal dia meminta kepada dinas terkait untuk mengganti bidan yang bertugas di desanya. “Biar nanti saya minta sama Dinas Kesehatan untuk mengganti, atau jika memang sudah tidak ingin bekerja lagi di sini ajukan pindah saja, akan saya rekomendasikan,” kata Edi dengan nada kesal.

Ternyata, apa yang dialami Edi Kades DKM, juga dialami Khoirudin Kepala Desa Eka Mulya, Kecamatan Mesuji Timur. Pria yang akrab disapa Pak Kumis itu juga membeberkan bahwa bidan di desanya juga sulit saat dimintai pertolongan dan seharusnya ini menjadi PR bagi dinas terkait, khususnya Dinas Kesehatan Kabupaten Mesuji untuk melakukan pembinaan agar para bidan yang bertugas di desa bisa lebih profesional dalam bekerja memberikan pertolongan dan pelayanan yang baik kepada masyarakat di wilayahnya bertugas.

“Ini harus disikapi sebab jika dibiarkan kasian warga yang membutuhkan pertolongan,” ungkapnya.

Ia menambahkan, dalam melaksanakan tugas, seorang bidan harus tanggap terhadap berbagai keluhan masyarakat dimana tempat dia bertugas, utamanya keluhan di bidang kesehatan. Di samping itu, dalam situasi apa pun harus segera melakukan pertolongan. Ini menjadi tugas dinas terkait untuk memberikan pembinaan agar pelayanan kesehatan di desa benar-benar bisa berjalan dengan baik.

Sementara itu dikonfirmasi terpisah, Tarbi, Kepala Puskesmas Rawat Inap Margo Jadi, Kecamatan Mesuji Timur yang membawahi bidan-bidan desa binaannya termasuk Bidan Desa DKM dan Eka Mulya saat dihubungi melalui telepon selulernya Rabu siang (24/02/2021) membenarkan peristiwa yang dialami Kades DKM Edi, sebab sang kades juga meneleponnya dan dia mengaku sudah menghubungi bidan yang dimaksud.

“Benar semalam Pak Kades nelepon saya dan sudah saya hubungi bidannya namun yang bersangkutan tidak bisa meninggalkan anaknya sendiri di rumah,” terangnya.

Tarbi berjanji pihaknya akan memberikan teguran kepada bidan-bidan agar kedepannya bisa lebih profesional serta memberikan pelayanan yang lebih baik lagi. Saat ditanya terkait pelayanan di puskesmas yang dia pimpin, dia mengatakan semua berjalan baik-baik saja, namun pihaknya tetap menerima saran dan masukan serta kritik dari seluruh masyarakat bila ada pelayanan yang dianggap kurang memuaskan.

“Ini masukan dan kami akan terima saran dari masyarakat yang sifatnya membangun, supaya ke depan pelayanan bisa lebih baik lagi. Sebab, di puskesmas kita juga sudah siapkan kotak saran dan setiap bulan akan kita bahas di rapat sebagai bahan evaluasi,” tandasnya. (Nara)

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Jangan Biasakan Copy Paste Bro !!! Gua Tau Lu...
Close
Close