NEWS

YKWS Sebut Sarana Puskesmas di Metro Belum Memadai Bagi Disabilitas

RADARMETRO.ID – Yayasan Konservasi Way Seputih (YKWS) menyebut sarana kesehatan air, sanitasi dan kebersihan di Puskesmas (WASH in HCF) masih belum memadai bagi disabilitas. Karenanya diperlukan penambahan fasilitas WASH di sejumlah puskesmas di Bumi Sai Wawai.

“Pada intinya 4 puskesmas untuk penyediaan layanannya baik dari folume airnya sudah cukup. Bahkan ada yang sudah 100 persen. Namun dari sisi sarananya yang mengakomodir kebutuhan teman-teman disabilitas belum ada,” ujar Direktur Ekskutif YKWS, Febrilia Ekawati usai bersama Pemkot Metro menggelar Workshop Desiminasi Hasil Audit Sosial dan Identifikasi Upaya Peningkatan Kualitas dan Fasilitas Air, Sanitasi dan Kebersihan WASH melalui Layanan Puskesmas Inklusif di Aidia Grande Hotel Kota Metro, Jumat (8/4/2022).

Ia mencontohkan, fasilitas toilet duduk di puskesmas belum tersedia. Selain itu juga jalur Titian bagi penyandang disabilitas juga belum ada. “Fasilitas toilet duduk di puskemas belum ada. Untuk teman-teman yang tidak memiliki kayu kan tidak bisa jongkok dan harus duduk. Kemudian jalur titian untuk teman-teman tuna netra juga belum ada,” jelasnya.

Meski demikian, lanjut Febrilia, untuk penilaian secara umum sudah lengkap, hanya khusus untuk disabilitas yang belum. Namun ada satu Puskesmas yaitu di Margorejo pasca dilakukan melakukan pelatihan itu bulan September sudah berinisiatif mengganti toilet jongkok dengan toilet duduk.

“Nah ini sudah ada kesadaran dan upaya dari temen-temen puskesmas yang ada di Margorejo. Harapannya 4 puskesmas lain yang menjadi lokus maupun 11 puskemas di Kota Metro itu semuanya mengakomodir kebutuhan penyandang disabilitas,” ujarnya.

Bukan hanya dari fasilitasnya, lanjut Febrilia, termasuk juga layanannya. Ini seperti layanan bagi penyandang tuna wicara dan penyandang disabilitas lainnya.

“Karena kan kalau kita ada pasien yang mohon maaf tidak bisa berbicara, ini juga kan harus ada komunikasi tersendiri. Nah ini yang coba kita dorong bersama-sama dan suara itu akan disampaikan langsung oleh teman-teman perwakilan kelompok disabilitas. Jadi bukan dari YKWS, tapi kita memfasilitas untuk mereka bisa bersuara, dari yang tidak bisa berbicara bisa didengar suaranya,” tukasnya. (ria)

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button