NEWS

Waw !!! Grup Teater Pelajar SMK Metro Sukses Gelar Pementasan Selama Sebulan

RADARMETRO.ID – Ekstrakulikuler bidang seni peran, yakni Teater Akar Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 3 Kota Metro, sukses menggelar tour pementasan selama satu bulan penuh. Gelaran yang diadakan setiap Sabtunya, sejak 4 Juni hingga 25 Juni 2022 itu, para siswa-siswi tampil all-out sebagai aktor yang membawakan lakon Senja Dengan Dua Kelelawar.

Berdasarkan informasi yang dihimpun radarmetro.id, Teater Akar SMKN 3 Metro mengawali tour pentasnya, Sabtu (4/6) di Gedung Aula SMKN 3 Metro, dilanjutkan pentas di Kabupaten Lampung Timur, Sabtu (11/6) tepatnya berada di Gedung BPU Way Jepara.

Group teater di bawah binaan Abdul Hakim Duma Harahap itu, sepekan kemudian menggelar pentas di Nuwo Budayo Metro, Sabtu (18/6). Kemudian, sebagai penutup group Teater Akar tampil menghibur masyarakat, Sabtu (25/6) di Aula Kelurahan Mulyojati, Kecamatan Metro Barat, Kota Metro.

Pembina yang akrab dipanggil Duma mengatakan talenta aktor yang dimainkan oleh siswa-siswi SMKN 3 Metro membawa kepuasan tersendiri, dengan suksesnya menampilkan karya dari Kirdjomulyo, yang disutradarai oleh Kelana Senja.

“Dengan membawakan lakon senja dengan dua kelelawar mereka semua makin hari makin baik, all-out, penuh emosional dan khas, sehingga setiap penampilan mampu menghibur masyarakat yang datang,” ujar Duma saat dikonfirmasi radarmetro.id, Senin (27/6/2022).

Duma mengakui, baiknya penampilan binaannya tak terlepas dari support beberapa pihak dibalik layar. Ia menyebutkan siswa-siswi tersebut mendapat ilmu pentas dari grup Teater Malam dan tentunya peran dari pihak sekolah mereka menimba ilmu.

“Ekskul khusus seni peran di SMKN 3 ini memang sudah lama berdiri dan menumbuhkan generasi ke generasi selanjutnya. Secara teknis pementasan Ini untuk memperkuat teman-teman ekskul Teater Akar disekolah agar kedepan nya bisa punya posisi tawar yang lebih baik,” bebernya.

Berdasarkan cerita dari Duma, lakon senja dengan dua kelelawar merupakan karya fiksi yang berasal dari replika hidup manusia. Naskah drama tersebut mempunyai nilai humanisme yang bisa diteladani dan diterapkan di kehidupan sehari-hari.

“Cerita dalam senja dengan dua kelelawar mampu membuka kacamata masyarakat terhadap realita lingkungan yang mempunyai dinamika kehidupan beranekaragam,” tukasnya. (Naim)

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button