NEWS

Waspada Bencana, Pemkot Metro Pantau 3 Titik Rawan Banjir

RADARMETRO.ID – Pemerintah Kota Metro mulai mengantisipasi terjadinya bencana alam di Bumi Sai Wawai. Langkah tersebut dilakukan dengan mengantisipasi memantau daerah rawan banjir.

“Seperti kemarin kita sudah bicarakan untuk melakukan litigasi bencana alam. Saya semalam juga menengok yang wilayah banjir begitu hujan lama, alhamdulillah sudah tidak ada lagi banjir,” terang Walikota Metro Wahdi dikonfirmasi awak media, Selasa (7/12/2021).

Menurutnya, untuk di Metro ada 3 wilayah yang rawan terjadi banjir. Seluruhnya berada di wilayah dataran rendah. Salah satunya di Jalan Imam Bonjol, Metro Pusat dan Tejoagung, Metro Timur.

“Titik-titik kita ada 3. Semuanya berada di dataran rendah. Saya sudah sering sampaikan bahwa menurut data InaRISK kita yang ada di peta bahwa Metro ini minim bencana. Hanya ada gerakan-gerakan di wilayah Metro Selatan karena kemiringan kita yang masih di titik 25 derajat,” ungkapnya.

Ia mengatakan, kondisi rawan banjir tersebut banyak terjadi lantaran sistem drainase yang kurang baik. Karenanya masyarakat juga harus bersama-sama menjaga agar sistem drainase tersebut lancar.

“Seperti di Jalan Imam Bonjol dan Tejoagung setelah kita telusuri ada drainase yang tertutup. Itu yang menjadi perhatian kita, setelah kita uji coba memperbaiki dan mengangkat sedimen serta memperlebar bisa lancar lagi,” katanya.

Karenanya kedepan, Wahdi mengajak masyarakat untuk bersama-sama membangun dan menjaga Kota Metro. Ini seperti membangun harus melihat lingkungan dan berkelanjutan.

“Jadi tidak boleh lagi. Kita di kota yang kedepannya ingin menyelesaikan dan membangun sanitasi total berbasis masyarakat (STBM). Jadi tidak ada tempatnya membuat drainase itu yang sedimennya tebal dan terjadi proses penyempitan. Sehingga membangun itu harus memperhatikan lingkungan yang berkelanjutan,” tukasnya. (ria)

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button