NEWS

Warga Timbun Jalan Budi Utomo Lantaran Sering Memakan Korban

RADARMETRO.ID – Jalan Budi Utomo, Margodadi, Metro Selatan, Kota Metro rusak parah. Jalanan berlubang disertai lumpur, sering kali memakan korban. Sehingga warga setempat berinisiatif melakukan penimbunan yang berbarengan dengan Hari Jadi Kota Metro ke-85, Kamis (9/6/2022).

Dari pantauan radarmetro.id saat melintas di Jalan Budi Utomo sekira pukul 09.45 WIB, Jalan tersebut dalam keadaan berlubang, tergenang air dan licin akibat lumpur yang memenuhi badan jalan. Sejumlah warga terlihat membawa tumpukan bebatuan menggunakan kendaraan roda empat jenis pickup yang selanjutnya oleh mereka digunakan untuk menimbun lubang-lubang jalan tersebut.

Saat diwawancarai, Akka Juseon (23) mengaku sudah beberapa kali melakukan penimbunan. Pembenahan yang tak kunjung di realisasikan oleh Pemerintah, membuat inisiatif warga melakukan penimbunan lubang jalan agar mempermudah para pengendara yang melintas.

“Kami menimbun jalan karena kasian sama sopir-sopir itu kan banyak yang ambles. Dari semalem itu aku ajak pemuda-pemuda ayok inisiatif dibenerin. Kita orang benerin kayak gini sering banget kok,” kata Akka.

Pemuda itu menerangkan imbas dari rusaknya Jalan Budi Utomo berbuntut kepada jalur alternatif Desa Margodadi. Lantaran kendaraan bermuatan berat yang seharusnya menggunakan Jalan Budi Utomo, lebih memilih jalan alternatif.

“Kalau sini rusak, sopir itu lewatnya jalan belakang dengan, mereka kan muatannya berat-berat. Terus sekarang jalanan belakan rusak, makanya ini kita timbun, biar lewat sini aja,” ungkapnya.

Berdasarkan keterangan Akka, lubang yang berada di jalanan tersebut sudah terbilang parah, terlebih-lebih saat musim penghujan. Mereka secara suwadaya membeli batu bata sisa perobohan bangunan untuk menutupi lubang sekaligus mengurangi licin jalanan akibat curah hujan.

“Kalau ada pembongkaran rumah, atau bangunan itu kita dikasih. Kadang juga kita itu beli. Masalahnya kalau hujan jalan ini licin, banyak yang jatuh di sebelah sana, di sini juga banyak. Sedangkan kalau kemarau itu, debunya banyak disini,” jelasnya.

Dari informasi yang dihimpun radarmetro.id, Jalan Budi Utomo sudah sering memakan korban baik roda dua sampai kendaraan berat. Sebelumnya, di lokasi yang sama kendaraan bermuatan kayu yang melintas tergelincir Rabu, (8/6/2022) malam.

“Semalem itu udah ambles mobil disini. Mobil muat kayu, dari sore itu sampek jam 12an lah itu bisa diangkat,” keterangan Akka setelah menyaksikan langsung proses evakuasi.

Dengan umur Kota Metro yang sudah mencapai 85 tahun. Akka turut merasa prihatin dengan kondisi jalanan di daerahnya. Ia berharap Pemerintah Kota Metro lebih memperhatikan akses jalan yang memiliki dampak sangat besar ke masyarakat.

“Tolonglah Pemerintah, secepatnya dibenerin. Kasian dengan pengguna jalan. Dampaknya juga ke belakang, jalan-jalan poros Desa,” tukasnya. (Naim)

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button