NEWS

Viral di Medsos Pencurian Tujuh Kelapa Muda, Pemilik Akun Facebook Klarifikasi

RADARMETRO.ID – Dirasa kesal dengan perilaku pencuri kelapa, pemilik akun Facebook @Syab* Alfa* Alme* mengunggah foto-foto serta kerugian pasca pencurian di media sosial (Medsos). Unggahan tersebut langsung menjadi buah bibir Warganet, lantaran sebanyak tujuh buah kelapa yang digasak pencuri saat malam hari.

“Assalamualaikum. Hari gini ada maling mau ngaku enggak ya? Pencurian kelapa muda jumlah kurang lebih 7 buah. Kejadian kemarin malam, lokasi lapangan 22 Hadimulyo Metro. Bagi pelaku atau yang mengetahui mohon kejelasannya,” kalimat unggahan yang disertai foto pada laman Facebook Metro Kita Punya, Senin (6/6/2022).

Dalam sekejap, ratusan Warganet memenuhi kolom komentar unggahan tersebut. Salah satunya, akun bernama @Ardii Riismanto menuturkan hilangnya tujuh buah kelapa muda, sama dengan bersedekah sejumlah uang Rp.70.000.

“Di iklas kan saja, anggep aj sedekah klo dihitung rupiah 1 kelapa muda = 10 ribu. 7×10 RB = 70 rbu anda bersedekah,” tulisan komentarnya.

Sementara itu, akun Facebook bernama @Cah Ndableg berkomentar dengan candaan ajakan minum kopi lantaran unggahan tersebut diserbu Warganet secara bersamaan.

“Kayaknya udah rame nihhh. Mo jualan cendol kok mendung. Ngopi aja bos,” tulisan dalam kolom komentar.

Kemudiaan, radarmetro.id melakukan penelusuran terhadap pengunggah akun Facebook @Syab* Alfa* Alme* selaku korban pencurian tujuh buah kelapa yang unggahannya di komentari ratusan Warganet.

Dari hasil penelusuran, diketahui pemilik akun tersebut berinisial SA(40) warga Komplek Lapangan 22, Kelurahan Hadimulyo Barat, Metro Pusat, Kota Metro.

Kepada radarmetro.id pemilik pohon kelapa tersebut, baru mengetahui buah kelapa miliknya hilang pagi hari sekira pukul 08.00 WIB. Lantas ia merasa jengkel dan seolah-olah dilecehkan, lantaran pelaku memecahkan buah kelapa tersebut tepat berada di depan rumahnya.

“Ya merasa dilecehkan, apa lah maksudnya. Udah maling, terus mecahnya itu di depan, Itu bekasnya ada lo, ini kan dipagar, dia manjat soalnya ada patahanan itu, buktinya ada di situ. Jatohnya maling lo itu,” kata AS.

Diketahui, berdasarkan keterangan AS, ia mengunggah kejadian tersebut hanya untuk mengingatkan pentingnya keluarga sebagai tempat mendidik anak-anak agar tidak terjerumus kedalam perbuatan yang merugikan orang lain.

“Pagi langsung saya posting, karena pentingnya saling mengingatkan, kepada anak sendiri, tetangga, masyarakat. Jadi kontrol sosial itu penting. Sebenarnya peringatan juga kepada anak sendiri lah, penuh kasih sayang dengan kekeluargaan. Pendidikan terpenting kan dari keluarga, bahwa hal-hal kayak gini enggak baik,” ungkapnya.

Sementara itu, Agus Salim selaku Lurah Hadimulyo Barat mengakui bahwa Lapangan 22, Hadimulyo Barat sering menjadi tempat perkumpulan muda-mudi lantaran lokasi tersebut minim penerangan.

“Laporan masyarakat memang banyak yang nongkrong-nongkrong di situ, memang lokasi itu gelap, karena depan itu jalan raya juga. Sudah sering warga itu mengingatkan mereka, tapi cuman itu tadi, ada aja yang nongkrong terlebih-lebih malam Minggu,” ujarnya.

Agus juga turut angkat bicara terkait insiden pencurian kelapa muda yang viral di media sosial Facebook. Ia langsung mendatangi lokasi kejadian bersama Sebastian Hamid, Babinkamtibmas, dan Bayu selaku pengelola lapangan 22 Hadimulyo Barat.

“Memang keadaan lapang kurang penerangan, untuk lampu yang besar kemarin-kemarin hidup, tapi saat ini sudah mati lagi. Nanti kita coba pemasangan penerangan bersama warga agar area lapangan tidak gelap lagi,” kata Agus.

Kejadian hilangnya kelapa milik warganya merupakan kali pertama kabar pencurian dalam kurun waktu beberapa bulan terakhir. Dengan kejadian tersebut, Agus berjanji akan berkoordinasi dengan Babinkamtibmas agar melakukan giat patroli rutin malam hari.

“Yang pasti kita juga akan koordinasi dengan keamanan setempat, dalam hal ini Babinkamtibnas Hadimulyo Barat. Untuk melakukan giat rutin patroli keliling, kontrol keadaan dan suasana malam. Terutama malam Minggu, karena laporan yang masuk sering malam Minggu buat nongkrong-nongkrong di situ,” tukasnya. (Naim)

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button