NEWS

TPP Dibayarkan hingga Juli, Kegiatan Ceremoni Bakal Dievaluasi

RADARMETRO.ID – Pemerintah Kota Metro mengakui tengah mencari solusi mengenai kekurangan pembayaran biaya tambahan penghasilan pegawai (TPP) di lingkungan pemerintah setempat. Pasalnya, hingga kini pemkot hanya mampu membayarkan TPP hingga Juli 2022 mendatang.

Demikian disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Metro Bangkit Haryo Utomo, Kamis (16/6/2022). Menurutnya, pihaknya bersama tim anggaran pemerintah daerah (TAPD) tengah mencari jalan keluar mengenai pembayaran TPP tersebut. Beberapa upaya juga akan dilakukan pemerintah. “TPP kami dari TAPD sedang berusaha untuk mencarikan jalan keluar terkait dengan TPP ini. Sedang dibahas, mudah-mudahan ada jalan keluarnya,” katanya.

Diakuinya, untuk saat ini pemkot baru bisa membayarkan TPP hingga Juli 2022 mendatang. Sedangkan sisanya tengah dicarikan agar dapat dibayarkan. Menurutnya, beberapa upaya juga akan dilakukan termasuk mengevaluasi beberapa kegiatan ceremoni di masing-masing OPD.

“TPP memang baru untuk sekian bulan saja. Ini sampai dengan bulan Juli. Karena Juli kan dibayarkan bulan Agustus. Kekurangannya sedang kita carikan. Kita berdoa sama-sama, mudah-mudahan bisa dibayarkan. Lebih baik untuk mengurangi kegiatan-kegiatan tapi untuk bisa membayar TPP. Jadi kita mencarikan untuk Agustus dan seterusnya,” katanya.

Ia menjelaskan, terkait kemungkinan adanya pengurangan TPP pada pembayaran selanjutnya masih dalam pertimbangan tim. Selain itu juga akan melihat kemampuan dan kondisi keuangan daerah.

“Nanti dengan pertimbangan keuangan membaik. Kan itu kebijakan daerah ya, bisa dibayarkan 100 persen, 50 persen atau 70 persen. Tapi kita upayakanlah dan harapan Pak Wali itu bisa dicarikan dan dibayarkan,” ungkapnya.

Selanjutnya, tambah Bangkit, mengenai besaran pengurangan tersebut pihaknya juga belum dapat memastikan. Terlebih rencana tersebut masih dalam pembahasan.

“Lagi kita diskusikan. Makanya kita sama-sama dengan dinas, ayo sama-sama ngerem kegiatan-kegiatan ceremoni. Karena banyak informasi ke saya para pegawai mengeluhkan pembayaran TPP. Memang yang paling bagus bisa 100 persen, tapi kita lihat dulu nanti bisa 50 atau 75 persen tergantung kondisi keuangan daerah. Kalau di Palembang sudah 2 tahun ini dibayarkan 50 persen. Tapi nanti kita lihat dulu kemampuan keuangan daerah,” tukasnya. (ria)

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button