NEWS

Terkendala SPBE, Serapan APBD Baru Capai 23 Persen

RADARMETRO.ID – Memasuki bulan kelima tahun anggaran 2022 penyerapan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Kota Metro baru mencapai 23 persen. Pasalnya, penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) menjadi salah satu faktor lambatnya penyerapan APBD tersebut.

“Penyerapan anggaran tahun 2022 baru mencapai 23%. Dari serapan itu proses pembelanjaan daerah sudah berjalan. Kendalanya untuk tahun ini mengapa baru 23% yaitu karena kita juga sedang mencoba menggunakan teknologi terbaru yaitu SPBE,” terang Walikota Metro, Wahdi usai memimpin Rapat Koordinasi bulanan di Aula Pemerintah Kota Metro, Selasa (10/5/2022).

Menurutnya, penerapan SPBE tersebut terintegrasi oleh pusat. Prosesnya dirancang oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo). “Nanti akan dirancang oleh Kominfo sebaik mungkin basis-basisnya. Sehingga nantinya kita punya dashboard,” katanya.

Diakuinya, pada bulan Juni tahun 2021 penyerapan APBD Kota Metro termasuk rendah yaitu mencapai 40%. “Tetapi kita siap, dengan itu kita merupakan tertinggi ke empat se-Indonesia pada pembelanjaan tingkat kota,” jelasnya.

Menurutnya, semua sistem memang harus dilakukan dengan baik dan transparan. Dan juga harus sesuai dengan apa yang dibutuhkan masyarakat yang telah dibahas melalui musrenbang.

“Ini justru melibatkan semua mulai dari instansi vertikal. Lalu kita lanjutkan dengan berbicara kepada OPD. Dalam rangka lakukan percepatan pembangunan,” tukasnya. (ria)

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button