NEWS

Terbitkan Surat Edaran, Pemkot Metro Hentikan Penarikan PBB-P2

RADARMETRO.ID – Pemerintah Kota Metro menghentikan sementara penagihan atau pemungutan terhadap Pajak Bumi dan Bangunan Perkotaan dan Pedesaan (PBB-P2) di Bumi Sai Wawai. Penghentian tersebut tertulis dalam SE bernomor 900/566/B-5/2022 tentang pemberhentian sementara penagihan dan pemungutan pembayaran PBB-P2 tahun pajak 2022.

Dikonfirmasi awak media, Sekda Kota Metro Bangkit Haryo Utomo membenarkan adanya surat edaran tersebut. Ia mengatakan, SE tersebut diterbitkan berdasarkan perintah Walikota untuk melakukan pemberhentian penarikan dan pembayaran PBB-P2 tersebut. Menurutnya, itu diberhentikan lantaran sedang menunggu hasil perhitungan PBB-P2 yang dilakukan Badan Pengelolaan Pendapatan dan Retribusi Daerah (BPPRD) setempat.

“Jadi itu SE dari Walikota untuk memberhentikan sementara pembayaran PBB-P2. Penghentian ini sambil menunggu perhitungan penambahan stimulusnya serta menunggu Perwalinya. Kalau sudah siap nantinya akan diberitahukan kepada masyarakat,” jelasnya, Senin (6/6/2022).

Ia berpesan kepada masyarakat untuk tidak melakukan pembayaran terlebih dahulu. Yakni sampai dengan waktu yang belum dapat ditentukan karena anilai pembayaran PBB-P2 itu akan berubah.

“Artinya jangan bayar dululah, sampai kita tentukan dan sudah fix betul. Karena kan ada pergantian nilai yang harus dibayarkan oleh masyarakat. Kepada lurah kami juga meminta agar mengintruksikan seluruh kolektor untuk tidak melakukan pemungutan PBB-P2,” tukasnya.

Diketahui, Pemerintah Kota Metro telah menerbitkan SE Nomor 900/566/B-5/2022, tentang Penghentian Sementata Penagihan/Pemungutan PBB-P2 tahun pajak 2022 tertanggal 6 Juni 2022.

Surat tersebut berisi sehubungan dengan adanya Perubahan Keputusan Walikota Metro terkait Pemberian Stimulus berupa Pengurangan Ketetapan Pajak Bumi dan Bangunan Perdenaan dan Perkotaan (PBB-P2) Tahun 2022 di Kota Metro, maka agar Lurah beserta jajnrannya untuk dapat menghentikan sementara penagihan/pemungutan PBB-P2 di wilayahnya maing-masing untuk pajak tahun 2022 terhitung mulai hari Senin tanggal 06 Juni 2022.

Kemudian, Lurah diminta untuk menginstruksikan kepada seluruh kolektor di wilayah kerjanya untuk tidak melakukan pemungutan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) Tahun 2022 sampai dengan waktu yang akan ditentukan kemudian hari.(ria)

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button