NEWS

Telusuri Keanggotaan Kilafatul Muslimin, Pemkot Metro segera Beri Pembinaan

RADARMETRO.ID – Pemerintah Kota Metro kembali menelusuri keanggotaan Kilafatul Muslimin di Bumi Sai Wawai. Pasalnya, hingga kini baru diketahui keanggotaan organisasi tersebut berjumlah 12 kepala keluarga (KK).

“Kemarin data terakhir ada 12 KK. Tapi ini tadi dicek di lapangan lagi,” Sekda Kota Metro Bangkit Haryo Utomo dikonfirmasi awak media, Kamis (16/5/2022).

Menurutnya, pihaknya telah melakukan beberapa langkah dalam menertibkan organisasi tersebut. Ini terutama menghentikan semua aktifitas yang dilakukan organisasi tersebut.

“Hal-hal yang sudah dilakukan pemerintah Kota Metro atas perintah Kapolda kemarin untuk semua kegiatan dihentikan. Plang-plang papan nama diturunkan. Kita sudah menurunkan plang papan nama dan melalui Kodim langsung ke lapangan dan saya ikut menghentikan semua kegiatan,” jelasnya.

Meski demikian, pihaknya terus memantau aktifitas di organisasi tersebut. Ini seperti aktifitas latihan silat yang seharusnya dilakukan malam lalu sudah tidak lagi.

“Semalam juga sudah tidak ada kegiatan yang harusnya semalam ada latihan silat. Tapi sudah tidak ada. Jadi sekarang sudah dipantau semua keanggotaannya,” bebernya.

Ia mengakui, untuk saat ini pihaknya juga tengah menelusuri asal dari seluruh anggota organisasi tersebut. Ini termasuk asal anggota apakah asli merupakan warga Kota Metro.

“Ada 12 KK, saat ini lagi diteliti KTP-nya warga Metro atau bukan. Kalau bukan warga Metro segera dipulangkan. Kemarin tim sudah ke lapangan dan saat ini sedang dijadwalkan untuk pembinaan,” paparnya.

Dalam pembinaan, lanjut Bangkit, pihaknya juga akan melibatkan beberapa unsur. Ini seperti dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI), Polres, Kodim, Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) dan Kesbangpol.

“Terkahir nanti mereka akan dipanggil untuk tidak melakukan aktivitasnya. Tapi yang paling penting sekarang semua kegiatan sudah dihentikan,” tukasnya. (ria)

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button