NEWS

Tanggul Ledeng Jebol, Warga Karangrejo Tidak Bisa Mengairi Sawah

RADARMETRO.ID – Hujan lebat yang mengguyur Kota Metro, Kamis malam, 28 April 2022 mengakibatkan bencana alam tanah longsor pada saluran irigasi di Jalan Wolter Mongonsidi, tepat di depan perumahan Griya Polos Asri, Kelurahan Karangrejo, Kecamatan Metro Utara, Kota Metro. Aliran air dimatikan untuk perbaikan tanggul ledeng, sedangkan masyarakat sudah memasuki masa tanam padi.

“Sejak tadi malam warga membersihkan tanah yang menutupi jalan, sampai siang ini tadi bersama dinas PU masih lakukan pembersihan lumpur sisa-sisa longsor,” kata Ketua RT 04 Karangrejo, Suji Ariyanto kepada radarmetro.id saat pembersihan tanah longsor sekira pukul 09.10 WIB, Jum’at (29/4/2022).

Kejadian tanah longsor diketahui oleh Suji sekira pukul 21.00 WIB. Tingginya intensitas curah hujan sebabkan tanggul irigasi (ledeng) setinggi 4 meter longsor.

“Kejadian itu kurang lebih jam sembilan malam. Sebelumnya kan hujan deres, makanya tanah itu longsor enggak kuat menahan air kayaknya,” terangnya.

Lebih lanjut, Suji menganggap longsor tersebut didahului dengan jebolnya tanggul, dikarenakan adanya sumbatan sampah yang berada di Dam (terminal ledeng) yang tak jauh dari lokasi longsor.

“Air kan banyak dari hujan, nah dibawah sana ada Dam. Tapi mampet, airnya enggak jalan lancar karena banyak sampah. Mungkin itu juga penyebabnya, tanggul yang enggak kuat dibagian bawah jebol. Jadi longsor itu dari bawah sebenarnya, tanah yang diatasnya ikut longsor,” paparnya.

Suji yang pada saat terjadinya longsor berada di lokasi, bersama warga segera membersihkan tanah longsor yang menutupi jalan. Agar tidak menggangu pengguna jalan yang melintas.

“Langsung itu pembersihan bersama warga, dengan alat seadanya menghilangkan tanah campur lumpur yang sampai ke jalan,” tambahnya.

Pembersihan tersebut tidak terselesaikan dalam semalam. Warga di bantu Dinas PUTR kembali melakukan pembersihan sekaligus penanggulangan awal dengan mengembalikan tanah yang dimasukkan dalam karung ketempat semula pada Jum’at, 29 April 2022. Sebagai antisipasi jikalau terjadi hujan susulan.

“Pagi kita kerjain lagi, kebetulan Dinas PU juga bertindak. Karung-karung itu kan isinya tanah, kita susun agar tidak terjadi longsor susulan karena hujan,” tambah Suji.

Menurut pantauan radarmetro.id di lokasi terjadinya longsor, sampai saat ini aliran irigasi (ledeng) dalam keadaan dimatikan. Suji berharap pengerjaan aliran air tersebut segera terselesaikan, mengingat keadaan Karangrejo saat ini menginjak musim tanam padi.

“Air juga sekarang sudah dimatikan, biar mudah mungkin saat pembenahan. Kalau harapan sih ya segera terselesaikan, karena sekitar sini sudah mau tanam padi yang mendapatkan air dari ledeng juga,” pungkasnya.

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button