NEWS

“TAHU-MAU-MAJU” KELOMPOK TANI HIJAU DAUN KARANG REJO BERSAMA UM METRO.

Tidak stabilnya harga pupuk kimia bahkan cenderung naik dan murahnya harga sayuran di level petani terutama disaat pandemi, membuat dosen Universitas Muhammadiyah Metro Dr. Agus Sutanto, M.Si; Dr. Hening Widowati,M.Si. dan Nani Septiana, S.E., M.M. yang tergabung dalam tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) melakukan inovasi dan pemberdayaan kepada kelompok tani Hijau Daun Karang rejo Metro Utara. Inovasi mulai dari teknik budidaya sayuran sampa dengan pemasaran. Imual dari dri pengolahan tanah dan pemupukan. Untuk menekan biaya pupuk maka dibuat kompos dengan memanfaatkan limbah tanaman dan ternak dengan fermentor Pumakkal produk PT.Pumahitari UM Metro yang sudah dipatenkan. Munculnya hama dan penyakit selama penanaman dan perawatan sayuran, dikembangkan tanaman bunga refugia (penjebak), tanaman refugia adalah tanaman yang tumbuh di sekitar tanaman yang dibudidayakan, yang berpotensi sebagai tempat perlindungan dan sumber pakan bagi serangga musuh alami (baik predator atau pemangsa maupun parasitoid). Hal tersebut dilakukan agar pelestarian musuh alami tercipta dengan baik.Contohnya Tanaman hias: bunga matahari, bunga kenikir, bunga kertas, bunga marigold, dll. Gulma: /babandotan (Ageratum conyzoides), bunga tahi ayam (Tagetes erect), dll. Tanaman liar: bunga legetan, rumput kancing ungu, dll.Sayuran: kacang panjang, bayam, jagung. Predator alami yang sudah ada di kebun misalnya laba-laba, belalang sembah, kepik, jangkirk, semut, kumbang, capung, tawon, bunglon surai dipelihara untuk menekan populai wereng dan hama serangga lain. Sedangkan untuk menekan jenis semut dan penyakit karena cendawan maka dibuat biopestisida dari bahan-bahan alami di desa tersebut, sehingga murah dan aman. Produksi sayuran selama ini sudah terkenal bagus di Karang rejo, hanya budidaya dengan bahan kimia seminimal mungkin yang belum bisa dilakukan. Maka pupuk cair Pumakkal karya UM Metro hadir untuk menekan penggunaan kimia dalam prose produksi. Jaminan keamanan sayuran produk kelompok Hijau Daun terbukti dari sertifikat Prima 3 yang diperoleh 9 macam sayurannya: kemangi, kangkung, bayam merah, taicim, pakcoi, kacang panjang, terong, sawi, buncis.

Contoh Sertifikat Prima 3 dari 9 macam sayuran produksi kelompok tani Hijau Daun Karang Rejo, membuktikan sayuran aman dari bahan residu kimia.


Melimpahnya hasil panen akan diikuti murahnya harga tawar di tingkat petani, maka sayuran yang sudah dipanen tidak hanya diproses untuk secepatnya diangkut tengkulak, tetapi melalui tahapan-tahapan paska panen yang bbenar dimulai dari pencucian yang standart. Selama ini pencucuian dengan air kolam yang menggenang berpeluang kurang bersih dan mikroba/E. coli tetap ada, terbukti dari hasil uji laboratorium kandungan E.coli belum memenuhi standart. Pembuatan bak air mengalir memberikan peluang mikroba khususnya E.coli menurun dan lebih higienis.

Pengepakan dan palebelan bagian penting dalam usaha sayuran, menggunakan pembungkus ramah lingkungan dan label standart untuk sayuran memberikan sayuran lebih menarik dan tahan lama serta higienis. Upaya variasi produk sayuran dengan aneka kemasan siap masak, dimana satu paket dengan harga terjangkau sayuran sudah beserta bumbu dan petunjuk mengolahnya, misalnya menu cah kangkung, sayur asam, tumis, dan lain-lain.

Keunggulan sayuran organik Karang Rejo produksi kelompok Hijau Daun adalah rendah residu kimia (Sertidikat prima 3), dikemas pembungkus ramah lingkungan dan menggunakanpupuk Pumakkal yang sudah dipatenkan.

Pembuatan bahan jadi dari sayuran menjadi alternatif agar lebih tahan lama dan disukai semua kalangan. Es Krim sayuran pilihan tepat. Hida Ice Cream adalah Hijau Daun es krim yang menjadi andalan kelompok sayuran Hijau Daun Karang rejo. Harga relatif bersaing dengan es kirm yang ada di pasaran, tetapi memiliki keunggulan dalam hal gizi dan pangan sehat. Terbuat dari bahan-bahan sayuran organik, slada, pakcoi, kedelai pengganti susu, bayam merah sebagai pewarna, wortel merupakan komponen utama Hida es krim. Launching Hida es krim dilakukan bersamaan pasar Agro Ceria yang diadakan oleh DKP3 Kota Metro bekerja sama dengan UMKM dan pelaku usaha Kota Metro menggelar acara rutin bulanan keliling kecamatan, dan bulan Agustus 2022 di Lapangan Samber Kota Metro bersama Wali Kota dan jajarannya. Promosi berikutnya dilakukan di Kampus 1 Universitas Muhammdiyah Metro dilokasi Pojok Organik saat kajian duha Jumat. Respon konsumen positif terutama rasa dan harga yang bersaing, lebih-lebih Hida es kirm lebih bergizi dan sehat karean terdiri dari sayuran organik. Anak-anak yang cenderung kurang suka sayuran maka es krim adalah solusinya. Nuget selama ini identik dengan daging ayam, maka ditangan tim PKM bersama mahasiswa UM Metro dibuat dengan penambahan sayuran, jadilah nuget sayuran organik tanpa menghilangkan daging ayamnya. Respon konsumen positif dan tetap menyukai rasa nuget sayuran, bahkan jika diproduksi massal harga tetap bersaing. Bahkan jika disadari maka nuget sayuran punya keunggulan nilai gizinya yang kaya akan vitamin dan lebih sehat. Untuk anak-anak ini adalah peluang agar tetap ada sayuran tanpa mengurangi minatnya makan nuget, sehingga gizinya tetap terjaga.


Berbagai varian produk sayuran mentah maupun olahan kelompok tani Hijau Daun Karang Rejo perlu sentuhan pemasaran kekinian. Penjualan off lain tetap dipertahankan dengan membuat kemasan, label, pengepakan lebih higenis dan menarik serta terjaga kualitasnya. Memperlebar sayap pemasaran dengan berbagai metode untuk menjaring pangsa pasar. Inovasi berikutnya adalah pengembangan penjualan secara on line. Bersama praktisi dan pakar jualan on line UM Metro Jati Imantoro, Me.Sy. Dipandu untuk terjun di dunia on line. Pemaparan jualan on line beliau selama pandemi ternyata semakin meyakinkan kelompok tani bahwa jualan tidak harus langsung dengan pembeli. Bahkan kelompok juga heran karena komoditi yang selama ini dianggap nggak laku bahkan hanya dibuang di desa, di toko on ine ditawarkan seperti biji jati, biji randu, ubi senthe, gadung, uwi, gembili, garut dan lain-lain. Ketua kelompok tani Hijau Daun Sarjono merasa lebih tertantang lagi karena selama ini sudah terlibat dalam bisnis on line tetapi belum bergerak dibidang sayuran. Melalui web milik kelompok tani https://hijaudaun.berdu.pw/. petani sayur lebih bergairah lagi untuk budidaya dan memasarkan produknya sehingga pasca pandemi justru lebih inovatif dan bangkit untuk berkembang.

Respon positif konsumen Hida es krim dan nuget sayuran organik, semua kalangan menyukai apalagi anak-anak. Es kirm dan nuget sayuran memilki kelebihan dari kandungan gizinya dan lebih sehat karena berasal dari bahan-bahan organik.

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button