NEWS

Surat Pengantar Nikah Berstempel Kelurahan Kotagajah Timur Dipatok Rp500 Ribu

RADARMETRO.ID – Pungutan liar (pungli) diduga masih saja terjadi di beberapa daerah. Pungli yang merupakan salah satu tindakan melawan hukum yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 junto Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Pungutan liar juga termasuk tindakan korupsi dan merupakan kejahatan luar biasa (extra ordinary crime) yang harus diberantas.

Di tengah pandemi seperti ini masih banyak oknum pejabat pemerintah yang masih memberikan tarikan yang membebani masyarakat. LK, seorang remaja yang hendak membuat surat pengantar nikah ke kantor Kelurahan Kotagajah Timur, Kecamatan Kotagajah, Lampung Tengah untuk memenuhi salah satu persyaratan pembuatan surat nikah merasa dibebankan biaya terlalu besar.

Dirinya merasa sangat kaget, setelah mengetahui untuk pembuatan surat pengantar nikah dari kantor Kelurahan Kotagajah Timur, harus membayar sejumlah uang yang cukup besar yakni Rp500.000.

“Salah seorang wanita dengan menggunakan pakaian berwarna coklat, yang diduga adalah pegawai yang bertugas di kantor Kelurahan Kotagajah Timur mengatakan kepada saya, untuk pembuatan surat pengantar nikah dikenakan biaya sebesar Rp500.000,” ujar LK, Senin (07/03/2022).

“Setelah saya tahu hal tersebut, saya langsung menelepon kakak saya karena saya kaget dan saya tidak punya uang sebanyak itu. Kemudian kakak saya datang dan langsung memberikan uang sebesar Rp500.000 kepada salah satu pegawai yang bertugas di kantor Kelurahan Kotagajah Timur,” imbuh LK.

Kemudian saat ia memberikan uang tersebut, pegawai yang bertugas mengatakan kalau peraturan ini sudah lama berlaku bagi siapa saja yang ingin membuat surat pengantar nikah. “Dan kalau mau ke KUA sendiri silakan, tetapi dipotong sebesar Rp50.000,” ujarnya menirukan kata-kata petugas.

Di waktu yang bersamaan, oknum pegawai yang menerima uang sebesar Rp500.000 tersebut mengatakan, kalau dari pihak wanita dikenakan biaya sebesar Rp1.300.000 terima jadi.(Arman)

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button