NEWS

Soal Syarat Vaksin Booster untuk Bepergian, Dinkes Akui Belum Terima Surat Resmi

RADARMETRO.ID – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Metro masih menunggu surat resmi dari pemerintah pusat mengenai kewajiban vaksinasi tahap ketiga (booster). Ini menyusul rencana pemerintah memberlakukan vaksin booster untuk masuk mal atau fasilitas publik maupun bepergian.

“Kalau informasi di media sosial saya juga dengar. Tapi sampai sekarang kami belum menerima surat resmi mengenai pemberlakukan aturan tersebut,” terang Kepala Dinkes Kota Metro, drg. Erla Andrianti, Kamis (7/7/2022).

Menurutnya, pihaknya saat ini tengah meningkatkan pencapaian vaksinasi booster. Terlebih hingga kini pencapaian vaksinasi booster baru mencapai 19,39 persen atau sebanyak 24.194 warga. Sedangkan pencapaian untuk vaksinasi booster bagi lansia baru mencapai 13,83 persen atau 1.897 warga.

“Untuk saat ini vaksinasi booster masih terus dilakukan. Setiap hari kita menyiapkan vaksinasi booster di gerai Polres Metro ada 5 titik setiap hari,” terangnya.

Tidak hanya itu, lanjut Erla, vaksinasi juga dilakukan dengan menyiapkan tim dari puskesmas. Mereka akan bertugas berkeliling bagi warga yang hendak dan akan divaksin. “Vaksinasi juga kami lakukan. Untuk tim puskesmas akan berkeliling melakukan vaksinasi,” jelasnya.

Sementara itu, hingga kini untuk pencapaian vaksinasi tahap 1 telah mencapai 91,45 persen atau 114.105 warga. Kemudian untuk pencapaian vaksinasi dosis 2 mencapai 79,67 persen atau 99.411 warga.

Selanjutnya, untuk vaksinasi bagi lansia tahap 1 mencapai 63,84 persen atau 8.755 warga. Kemudian untuk tahap 2 mencapai 56,99 persen atau 7.816 warga. Sedangkan untuk vaksinasi bagi anak mencapai 78,05 persen atau 12.727 warga dan dosis 2 mencapai 65,89 persen atau 10.745 warga.

Diketahui, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan bahwa vaksinasi dosis ketiga atau booster akan menjadi syarat perjalanan terbaru, baik udara, darat, maupun laut. Aturan ini diberlakukan untuk 2 minggu kedepan. Pemberlakuan tersebut didasarkan pada hasil Rapat Terbatas Kabinet yang dipimpin oleh Presiden Joko Widodo. (ria)

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button