NEWS

Soal Selter 5 JPTP, Walikota Prioritaskan ASN Warga Metro

RADARMETRO.ID – Pemerintah Kota Metro masih menunggu hasil dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) mengenai penetapan 5 Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) hasil seleksi terbuka (Selter). Pasalnya, penetapan JPTP tersebut akan dilakukan dengan tetap memprioritaskan ASN warga Kota Metro.

Demikian disampaikan Walikota Metro Wahdi dikonfirmasi awak media, Rabu (26/1/2022). Menurutnya, mengenai pelaksanaan Selter JPTP tersebut telah dilakukan sesuai dengan aturan yang berlaku. Pihaknya juga telah menyerahkan proses seleksi ke Panitia Seleksi (Pansel) JPTP.

“Saya mau sampaikan ada yang namanya timsel. Timsel itu yang kita percayai. Jadi saya hanya memberikan semuanya kepada Timsel. Semuanya dilakukan Timsel. Jadi apa yang disampaikan Timsel, akan menjadi pertimbangan walikota dalam memilih. Itu prosedurnya begitu,” terangnya.

Menurutnya, pansel yang dipilih telah memiliki kemampuan di bidangnya masing-masing. “Timsel adalah orang-orang yang kafabel. Saya memilih mereka orang yang kapabel. Ada Prof. Mukri orang kapabel, Ade Erwansyah kapabel dan sudah malang melintang, Mulyadi Kepala Bappeda itu punya prestasi. Kemudian dari Metro sendiri ada Pak Sekda, dari pendidikan Pak Supri. Saya kira itu yang kita pilih,” ungkapnya.

Meski demikian, kata Wahdi, untuk pemilihan JPTP akan dilakukan dengan tetap memprioritaskan warga Metro. “Saya mematuhi semua, mulai dari awal saya patuhi aturan dari KASN sesuai dengan PP Nomor 10 dan selanjutnya. Saya gak mau melakukan hal yang tidak sesuai. Nah kalau pun ada, maka yang sesuai janji saya orang Metro,” katanya.

Wahdi mengatakan, pemilihan ASN yang merupakan warga Metro dilakukan bagi warga yang ingin membangun Metro. Tentunya dengan menyingkronkan dengan konsep pembangunan pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

“Orang Metro yang mau membangun Metro. Orang Metro kalau gak mau membangun Metro, nggak mau saya. Orang Metro yang mau membangun Metro. Dia punya prestasi di luar kenapa tidak, saya butuh dan sesuai dengan konsep pembangunan RPJMD 2021-2024. Karena kita harus memperbaiki infrastruktur, lingkungan dan sebagainya,” paparnya.

Sementara itu, ditanya mengenai rencana penetapan masing-masing JPTP pihaknya masih belum dapat menentukan. Terlebih prosesnya masih menunggu hasil dari KASN. “Belum tahu, karena itu kan prosesnya masih di KASN. Nanti ke Pak Sekda ya, itu urusannya Sekda,” tukasnya.

Diketahui, kelimabelas peserta yang lolos dalam tahapan seleksi diantaranya untuk jabatan Kepala Bappeda yaitu, Dr. Anang Risgiyanto yang menjabat Kepala Dinas Kesehatan Kabupeten Way Kanan, Deny Sanjaya Sekretaris DPMPTSP Metro dan Yulia Chandrasari Camat Metro Selatan.

Lalu, tiga ASN yang lolos pada jabatan Diskominfo Kota Metro diantaranya, Yerri Noer Kartiko Sekretaris DLH Metro, Ika Pusparini Anindita Jayasinga Kabag Hukum Pemkot Metro, dan Subehi Sekretaris Diskominfo Metro.

Selanjutnya, tiga nama yang lolos seleksi jabatan Staf Ahli Bidang I, diantaranya Silfia Naharani Pelaksana Dinkes Metro,
Deny Sanjaya Sekretaris DPMPTSP Metro,
dan Triana Aprisia Kabid Pemerintahan Setda Metro.

Kemudian, untuk jabatan tiga ASN yang lolos pada seleksi Jabatan Kepala Dinas Perhubungan Kota Metro diantaranya I Gede Made Suwanda Sekretaris Bappeda Metro, M. Andi Sekretaris Dishub Metro, dan Jose Sarmento Sekretaris Satpol-PP.

Terakhir, untuk jabatan Direktur RSUDAY yang lolos diantaranya dr. Fitria Agustina Wadir Pelayanan RSUD Ahmad Yani dan dr. Redho Akbar Sekretaris Dinkes Metro, dan dr. Milada Aini Berakah yang menjabat sebagai dokter ahli madya pada RSUDAY. (ria)

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button