NEWS

Soal Pembelajaran di Sekolah, Wali Murid Berhak Tentukan Daring atau Tatap Muka

RADARMETRO.ID – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Metro memberikan kesempatan kepada orang tua memilih proses belajar mengajar bagi putra putrinya. Pasalnya, di masa pandemi Covid-19 saat ini orang tua atau wali murid berhak menentukan proses pembelajaran dilakukan dalam jaringan (Daring) maupun tatap muka.

“Orang tua boleh memilih. Sesuai dengan SKB 4 Menteri untuk Pembelajaran Tatap Muka (PTM) harus seizin orang tua,” terang Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Metro, Suwandi, Senin (7/2/2022).

Ia mengatakan, naiknya level 2 tersebut membuat sistem pembelajaran tatap muka (PTM) yang direncanakan secara penuh kembali dilakukan secara terbatas. Pembatasan dilakukan dengan pengurangan waktu pembelajaran..

“Sebenarnya kemarin itu sudah 100 persen hanya terbatas. Terbatasnya itu dari sisi waktu. Waktunya misalnya 1 jam pelajaran itu 40 menit, ini hanya 35 menit. Kalau yang 45 menit jadi 40 menit jam belajarnya. Pembatasannya hanya itu. Untuk proses pendidikan juga setiap hari,” paparnya.

Ia mengatakan, pembelajaran tatap muka tetap bisa dilaksanakan di sekolah sesuai dengan SKB 4 Menteri tersebut. Baik status PPKM untuk level 1 maupun 2. “Level 2 kan boleh tatap muka, tapi terbatas. Nah kalau ada siswa yang terkonfirmasi Covid-19, maka sekolah ditutup. Proses pembelajaran dilakukan dengan jarak jauh atau daring,” ungkapnya.

Sebelumnya, rencana Pemerintah Kota Metro melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM) 100 persen belum dapat dilakukan. Itu menyusul naiknya status pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) dari status level satu ke dua.

Diketahui, berdasarkan Instruksi Walikota Nomor 3/INS/LL-01/2022 tentang PPKM level 2 mengoptimalkan Kelurahan Tangguh Nusantara (KTN) dalam rangka pengendalian Covid-19 tingkat kelurahan di Kota Metro, disebutkan bahwa belajar dan mengajar dapat dilakukan melalui PTM terbatas dan atau pembelajaran jarak jauh. Aturan tersebut ditetapkan berdasarkan keputusan bersama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Riset dan Teknologi, Menteri Agama, Menteri Kesehatan dan Menteri Dalam Negeri. (ria)

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button