NEWS

Siagakan Oksigen Bagi Pasien Covid-19, RS Siapkan Tank Liquid Sentral Berisi 5 Ton

RADARMETRO.ID – Pemerintah Kota Metro kembali melakukan antisipasi melonjaknya pasien Covid-19. Persiapan dilakukan dengan menyiapkan kebutuhan oksigen di rumah sakit.

“Terkait dengan Covid-19, antisipasi oksigen sudah kita mulai sejak hari Jumat kemarin. Kita sudah punya tank liquid sentral 5,5 ton dari Samator. Kemarin sudah dicoba dan sudah bisa mencukupi kebutuhan oksigen kita. Jadi nanti tidak beli eceran lagi, tapi langsung beli 5 ton,” terang Sekda Kota Metro, Bangkit Haryo Utomo, Jumat (25/2/2022).

Meski demikian, ia mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga protokol kesehatan (Prokes) dengan 5 M. Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk langsung memeriksakan kesehatannya jika mengalami gejala sakit. “Jadi pakailah protokol kesehatan. Pakai masker itu sajalah. Kalau agak kurang sehat dikit cek saja dengan antigen. Antigen gratis dimana-mana, jadi cek saja,” pesannya.

Diakuinya, telah terjadi kasus kematian akibat Covid-19. Pasien merupakan seorang wanita berusia 60 tahun warga Banjarsari, Metro Utara. Pasien meninggal dunia saat menjalani perawatan di RS Urip Sumoharjo, Bandarlampung.

“Jadi begini, kalau meninggal kan urusan yang diatas ya. Tapi saya ibarat kan begini, kalau sudah divaksin tadinya orang itu mau membunuh kalau belum divaksin langsung bisa dibunuh orang itu. Tapi kalau sudah divaksin, kita ngrasani saja atau ngomongin saja. Apalagi saat ini kan sudah ada vaksin dosis ketiga. Jadi silahkan vaksin ketiga,” pesannya.

Sebelumnya, Ketersediaan oksigen di Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jenderal Ahmad Yani Kota Metro dipastikan aman dan tersedia. Hal itu disampaikan oleh Direktur RSUD Jenderal Ahmad Yani, Fitri Agustina, saat mendampingi kunjungan Wali Kota Metro Wahdi dalam rangka meninjau uji fungsi jaringan gas medis di rumah sakit daerah tersebut.

“Dengan adanya tank liquid sentral ini, ditambah oksigen kemasan dalam tabung kecil di rumah sakit sebanyak 350 tabung, insyaallah ketersediaan oksigen Kota Metro tercukupi. Ketersediaan oksigen kita aman,” kata Fitri, Jumat (18/2/2022).

Menurutnya, tabung sentral oksigen dengan kapasitas 5 ton atau 5.000 liter itu setara dengan 1.500 tabung oksigen. Ia mengatakan, apabila dalam kondisi pemakaian normal, maka jumlah itu akan mampu bertahan selama 1 bulan ke depan. “Kalau normal seperti saat ini, kebutuhan oksigen kita per hari itu 50 tabung, satu tank itu bisa untuk 1 bulan. Kalau 1 bulan dalam kondisi normal, maka butuh 1.500 tabung,” imbuhnya.

Jadi, lanjutnya, tabung sentral tersebut langsung tersambung pada jaringan pipa ke kamar-kamar pasien. Dari mutu dan kualitas sarana dan prasarananya, tabung sentral ini lebih efektif dibanding tabung oksigen yang biasa.(ria)

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button