NEWS

Serba Serbi Proses Peresmian Bangunan TPQ Nurhidayah Margorejo

RADARMETRO.ID – Bangunan Taman Pendidikan Al Qur’an (TPQ) Nurhidayah diresmikan langsung oleh Walikota Metro, Wahdi Siradjuddin. Peresmian tersebut bersamaan dengan Halal Bi Halal dan Tasyakuran atas berdirinya pendidikan Al Qur’an di lingkungan Kelurahan Margorejo, Metro Selatan.

“Alhamdulillah malam ini Sabtu, 28 Mei 2022 kita berada di lingkungan Masjid Nurhidayah bersama-sama meresmikan bangunan TPQ Nurhidayah. Kedepannya gedung ini pasti bermanfaat,” keterangan Wahdi Siradjuddin kepada radarmetro.id selepas melakukan peresmian TPQ Alhidayah, Sabtu (28/5/2022) malam.

Dengan berdirinya TPQ Nurul Hidayah, Wahid mengajak masyarakat untuk putra-putrinya agar diarahkan supaya menuntut ilmu yang bermanfaat. Sehingga anak-anak pada saat ini tidak terlena dengan kecanggihan media digital.

“Disini sudah tersedia guru dan fasilitas semuanya, maka bapak-bapak ibu-ibu dilingkungan sini, bisa mengajak anak-anak kita dan mengingatkan jangan terlena dengan HP,” tambahnya.

Berdasarkan pantauan radarmetro.id saat pelaksanaan kegiatan tersebut, diawali dengan penampilan-penampilan murid TPQ Alhidayah. Dimulai dari penampilan anak-anak yang memiliki hafalan doa-doa, dilanjutkan dengan penampilan para penghafal Juz Amma, dan ditutup penampilan group sholawat TPQ Nurhidayah.

Dalam pengerjaan pembangunan TPQ Nurhidayah, menelan anggaran hampir mencapai Rp.1 Miliar. Alhasil bangunan dua lantai berukuran 14×9 meter persegi berdiri megah dan kokoh bergandengan dengan Masjid Nurhidayah yang berada di Jalan Budi Utomo, Kelurahan Margorejo, Kecamatan Metro Selatan, Kota Metro.

“Ya kirang lebih pembangunan menghabiskan dana sebesar Rp.902.000.000 yang berasal dari masyarakat dan juga donatur-donatur yang ada. Masih banyk hal-hal yang perlu kita lengkapi lagi, termasuk isi didalamnya dan lain-lain,” ujar Andika Ari Saputra, Kepala TPQ Nurhidayah.

Disinggung terkait tenaga pengajar, Andika melibatkan lima orang yang berasal Pondok Pesantren (Ponpes) di Kota Metro, yakini tiga pengajar dari Ponpes Darul A’mal dan dua diantaranya dari Ponpes Roudlotul Qur’an (RQ). Selain itu proses pendidikan Al Qur’an juga dibantu oleh tokoh agama setempat.

“Untuk dewan guru sendiri yang terutama itu dari Ponpes Darul A’mal yang terdiri tiga orang, dua ustazah dan satu ustadz. Lalu Pondok RQ dua ustazah, yang Alhamdulillah salah satunya hafidzah serta tokoh agama disini,” tambahnya.

Kegiatan malam itu sempat diwarnai kesalahan teknis dari pihak panitia. Kesalahan dalam peletakan lampu sorot alias light emitting diode (Led), sehingga mengakibatkan silau di mata ketika menaiki panggung yang disediakan oleh panitia. Hal tersebut dirasakan oleh KH Samsudin Tohir yang hendak memberikan ceramah malam itu.

Tak berselang lama, panitia pun mengambil tindakan cepat dengan mematikan lampu tersebut lantaran mendapatkan sindiran. Keadaan panggung menjadi sedikit redup, hanya tersisa lampu sorot warna warni sebagai penerangnya.

“Lebih baik lampu diletakkan diatas sini, yang terang, malah diletakan sebelah sana. Ya silau kan ya mengenai mata, pulang dari sini tidak bisa melihat istri nanti ini,” candaan KH Samsudin Tohir yang seketika disambut ketawa para jamaah yang hadir.

Terpantau radarmetro.id, ratusan jamaah di lingkungan Margorejo memenuhi halaman Masjid Nurhidayah untuk menyaksikan peresmian TPQ Nurhidayah yang secara langsung oleh Walikota Metro, Wahdi Siradjuddin. Bahkan, sampai larut para wali santri, anak-anak, dan warga tetap berada di lokasi tersebut guna mendengarkan ceramah yang disampaikan oleh KH Syamsudin Tohir.

Kegiatan malam itu berakhir sekitar pukul 22.50 WIB. Terlihat turut hadir Camat Metro Selatan, Kapolsek Metro Selatan, Danramil, Kepala KUA Kecamatan Metro Selatan, Lurah Margorejo, masyarakat Metro Selatan, dan santri TPQ Nurhidayah. (Naim)

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button