NEWS

RSUDAY Rawat Pasien Covid-19 dari Afrika Selatan, Dinkes Telusuri Varian Baru Omicron

RADARMETRO.ID – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Metro mengirimkan sempel pasien Covid-19 yang dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah Ahmad Yani (RSUDAY) ke Jakarta. Itu menyusul adanya dugaan varian baru Covid-19 jenis Omicron terhadap pasien yang baru pulang dari Sudan, Afrika Selatan.

“Untuk yang kemarin positif itu memang berasal dari pasien rujukan rumah sakit. Tapi setelah ditelusuri dia penduduk Raman, Lampung Tengah. Dan dirawat di RSUDAY,” terang Kepala Dinkes Kota Metro, drg. Erla Andrianti, Jumat (24/12/2021).

Ia mengakui, pihak rumah sakit telah mengambil sempel dari pasien tersebut untuk ditelusuri varian baru jenis Omicron. Itu menyusul pasien yang baru pulang dari tugas belajar dari Sudan, Afrika Selatan.

“Sudah diambil sempelnya oleh rumah sakit dan dikirim ke Provinsi, kemudian dikirim ke Jakarta. Karena laporan dari rumah sakit, yang bersangkutan pulang dari tugas belajar dari Sudan, Afrika Selatan. Tapi bukan warga Metro. Pasien tinggal di Lampung Tengah,” jelasnya.

Menurutnya, untuk tingkat penulran virus varian baru tersebut cepat sekali menular. Karena warga diimbau untuk mengikuti aturan pemerintah terutama menaati protokol kesehatan (Prokes).

“Kita hanya mengharapkan masyarakat ikuti aturan pemerintah bahwa kita harus Prokes. Lakukan 5M termasuk PPKM tanggal 24 Desember. Kurangi mobilitas kalau tidak penting-penting sekali. Kalau masyarakat disiplin mudah-mudahanlah itu virus tidak masuk ke Metro. Karena di Jakarta itu sudah ada Omicron,” ungkapnya.

Erla menambahkan, tingkat penularan Covid-19 varian Omicron yang cepat sekali menular dinilai cukup mengkhawatirkan. Meski tingkat kematian rendah, namun kondisi tersebut dapat menyebabkan daerah endemi terhadap penyakit tersebut.

“Saya juga membaca informasi bahwa itu lebih cepat menular 8 kali lebih cepat menular. Tapi infonya juga untuk kematiannya rendah. Jadi memang kalau menular cepat memang kematian tidak ada. Tapi resikonya kita menjadi endemi lagi, tidak selesai-selesai. Jadi masyarakat kami imbau tetap jaga Prokes,” tukasnya. (ria)

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button