NEWS

Polres Metro Ringkus Residivis Narkotika, Ditemukan 169,9 Gram Ganja Siap Edar

RADARMETRO.ID – Satuan Reserse Narkoba (Sat Res Narkoba) Polres Kota Metro ringkus Ari Budi Hidayat alias Cuplis (33), residivis sebagai pengguna dan pengedar ganja di Kota Metro. Dari tangannya diamankan ganja seberat 169,9 gram yang berada didalam 2 gulungan (bandel) lakban warna coklat.

Kapolres Metro, AKBP Yuni Iswandari Yuyun melalui Kasat Res Narkoba, IPTU Abdullah Efendi Siregar mengungkapkan penangkapan terjadi pada Rabu dini hari, sekira pukul 01.30 WIB di Jalan Kapten Tendean RT/RW 011/003 Kelurahan Margorejo, Kecamatan Metro Selatan, Kota Metro.

“Iya, giat semalem penangkapan pemakaian dan pengedar juga di Kota Metro. Sekira pukul 01.30 WIB,” ungkap Kasat Res Narkoba, IPTU Abdullah Efendi Siregar saat dimintai keterangan oleh radarmetro.id, Rabu (13/4/2022).

Lebih lanjut, Kaur Bin Ops (KBO) Sat Res Narkoba, IPDA Gunarto menerangkan tersangka merupakan residivis yang telah lama menjajakan barang haram tersebut di Kota Metro. Anggota melakukan penangkapan Ari di kediamannya tanpa perlawanan.

“Dia (Ari) sudah lama sebagai residivis, Anggota Sat Res Narkoba saat mengamankannya juga tanpa perlawanan,” ujarnya.

Saat Anggota Sat Res Narkoba melakukan penggeledahan di sekitar, ditemukan narkotika jenis ganja didalam 2 gulungan lakban warna coklat dan 6 buah kertas paper yang siap di konsumsi pribadi maupun dijual kembali.

“Kemudian dilakukan penggeledahan terhadap badan, pakaian, dan sekitar tempat terlapor di temukan barang bukti berupa barang bukti ganja yang sudah di dalam 2 gulungan lakban warna coklat dan 6 buah kertas paper,” terangnya.

Menurut pengakuan Ari, kepada anggota kepolisian, ganja seberat 169,9 gram akan dijualnya dengan harga Rp.500 ribu di Metro.

“166,9 gram itu harganya Rp.500 ribu,” pengakuan Ari pengguna sekaligus pemakaian narkoba jenis ganja.

Saat ini tersangka berikut barang bukti sudah diamankan di Mapolres Kota Metro guna pemeriksaan lebih lanjut. Dari kasus penggunaan dan pengedaran ganja, Ari terancam Pasal 111 ayat (1) UU RI No.35 tahun 2009 tentang Narkotika. Dengan ancaman pidana penjara paling lambat 4 tahun paling lama 12 tahun, dan denda paling sedikit Rp.800 juta.

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button