NEWS

Perayaan Nataru, Pemkot Metro Batasi Aktifitas Warga di Pusat Keramaian dan Tempat Hiburan

RADARMETRO.ID – Pemerintah Kota Metro akan melakukan pembatasan kegiatan masyarakat pada perayaan natal dan tahun Baru (Nataru). Pembatasan akan dilakukan pada sejumlah pusat keramaian di Bumi Sai Wawai.

“Ini dilakukan sesuai dengan Intruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 66 tahun 2021 tentang pengaturan kegiata Nataru. Di aturan ini mengatur apa saja yang tidak dan diperbolehkan pada Nataru. Kita akan tindaklanjuti Imendagri ini melalui Intruksi Walikota. Pengetatan akan dilakukan di pusat-pusat keramaian,” terang Asisten II Setda Kota Metro, Yeri Ehwan dikonfirmasi awak media, Senin (13/12/2021).

Ia mengatakan, sesuai Intruksi pengetatan akan dilakukan pada malam tahun baru 2022 mendatang. Karenanya Intruksi tersebut akan kembali ditindaklanjuti oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). “Tapi nanti ada intruksi baru yang akan diproses melalui BPBD,” ujarnya.

Menurutnya, pada Nataru tersebut nanti akan diberlakukan cek point pada sejumlah titik. Ini seperti di Ganjaragung, Metro Barat, perbatasan Metro Timur dengan Pekalongan (Lamtim) dan Jalan Pattimur, Metro Utara.

“Nanti juga di Taman Merdeka juga ada pos pengamanan. Terus ada pengalihan rekayasa lalu lintas untuk pengalihan jalan yang mengarah ke Taman Merdeka dan Lapangan Samber. Sehingga tidak ada keramaian di 2 titik ini,” ungkapnya.

Tidak hanya itu, tambahnya, Pemkot juga akan mengaktifkan aplikasi Peduli Lindungi di tempat-tempat keramaian. Selain itu juga Satgas Covid-19 juga akan kembali memantau jika ada warga yang melanggar Protokol Kesehatan (Prokes).

“Kita juga akan menerapkan Aplikasi Peduli Lindungi di tempat-tempat keramaian dan pelayanan. Selain itu Satgas Covid-19 tingkat kelurahan dan kota akan kita libatkan untuk melakukan operasi Prokes,” tukasnya. (ria)

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button