NEWS

Penukaran Uang Baru di Bank Eka Hanya untuk Nasabah

RADARMETRO.ID – Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Eka Bumi Arta atau Bank Eka Kota Metro sampai saat ini belum menerima penukaran uang pecahan untuk kebutuhan Ramadhan maupun Idul Fitri 1443 Hijriah. Mandat belum turun, stok masih kosong, dan kemungkinan dua pekan ke depan sudah ada kabar baik untuk nasabah, Senin (4/4/2022).

Dewi Fury, Kanit Operasional Bank Eka Kota Metro, mengakui pelayanan penukaran uang pecahan ribuan, puluhan, sampai ratusan ribu hanya terbatas untuk nasabah sendiri. Hal tersebut menurut Dewi dikarenakan BPR tidak memiliki kapasitas untuk melakukan penukaran secara langsung sesuai dengan aturan Bank Indonesia (BI).

“Kalaupun Bank Eka melakukan penukaran uang, itu biasanya kita hanya membantu nasabah yang butuh, hanya internal. Karena Bank Eka bukan bank yang ditunjuk dari BI,” ujarnya.

Sampai saat ini, Dewi mengungkapkan, terkait jasa penukaran belum mendapatkan informasi lebih lanjut dari Bank Indonesia (BI) maupun para koresponden. Ia berharap ada kabar baik kepada nasabah Bank Eka dua pekan yang akan datang.

“Tapi sementara ini, kita belum dapat sinyal dari bank umum penyedia. Karena kita BPR ya, tidak bisa tuker langsung ke BI, kami dengan para bank koresponden kami seperti BNI, BCA, yang ada hubungan kerja dengan Bank Eka akan tuker. Mungkin minggu-minggu kedua, Insya Allah. Tapi terbatas ya, sangat terbatas,” ungkapnya kepada radarmetro.id saat dimintai keterangan.

Dalam kurun waktu dua tahun belakangan ini, Bank Eka tidak melakukan penukaran di saat bulan Ramadhan. Hal tersebut dikarenakan pandemi Covid-19 berpengaruh dengan antusias nasabah dalam penukaran pecahan mata uang.

“Sekarang kan masih pandemi seperti ini ya, kita sudah dua tahun belakangan ini tidak melakukan penukaran,” tambahnya.

Lebih lanjut, Dewi mengungkapkan bahwa kegiatan penukaran uang sebelumnya pihak BanK Eka menyediakan satu gepok (bandel) uang yang berjumlah 100 lembar di masing-masing nominalnya untuk satu orang.

“Kita pernominal itu maksimal satu gepok sebanyak 100 lembar. Biar dapet semua rata, pecahan Rp2.000, Rp5.000, Rp10.000, Rp20.000, Rp50.000, untuk Rp75.000 juga ada dan Rp100.000,” imbuhnya.

Pada bulan suci Ramadhan 1443 Hijriah kali ini Kota Metro memasuki PPKM level 2, dalam artian masih dalam keadaan pandemi Covid-19. Dewi memperkirakan masih seperti sebelum-sebelumnya, mengingat sudah terbitnya kabar larangan libur juga respons para nasabah yang bisa mengerti situasi dan kondisi bulan suci Ramadhan kali ini.

“Mereka pada ngerti lah, karena kan suasana selama dua tahun ini kan Lebaran ya seperti ini, kayak enggak Lebaran. Apalagi kan nanti tidak ada libur para pegawai kan, cuman 3 hari. Tapi sampai sekarang masih belum ada yang tanya-tanya sih terkait uang baru,” pungkasnya. (Naim)

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button