NEWS

Pengembalian Miliaran Uang Nasabah Pasar Kali Bunut Belum Ada Kejelasan

RADARMETRO.ID – Tidak ada kepastian ganti rugi, puluhan warga tertipu dengan nominal Miliaran rupiah akibat investasi unit ruko Pasar Induk Way Bunut alias Pasar Rakyat Mandiri (PRM) Kali Bunut yang berada di Jalan Patimura, Hadimulyo Barat, Kecamatan Metro Pusat, Kota Metro.

Hari ini, Jumat 13 Mei 2022 pasar tersebut dalam proses diratakan dengan tanah oleh pihak ketiga. Sebelumnya, warga yang turut membeli unit-unit tempat bakal calon berdagang di PRM mengaku belum menerima pernyataan dari inisal KM selaku penanggungjawab pembangunan Pasar tersebut.

“Saya belum menerima kepastian ganti rugi, ya jengkel lah. Kalaupun mau dibongkar ya seharusnya uang kita yang sudah masuk dikembalikan lah harusnya,” kata Oki Nando Sugara, korban pembelian unit ruko Pasar Rakyat Way Bunut, Jumat (13/5/2022).

Oki, telah memberikan uang muka (DP) sebanyak Rp.120 juta untuk pembelian sebuah unit ruko berukuran 24 meter persegi. Uang ratusan juta tersebut ia berikan secara berkala, yang pertama sebesar Rp.50 juta, selanjutnya sebesar Rp.10 juta, dan yang terakhir sebesar Rp.60 juta.

“Kita sudah bayar kepada KM DP Rp.120 juta, kalau harga unit itu kan Rp.280 juta,” ujarnya.

Warga lain, M Abdul Jamil juga alami hal serupa. Ia telah menjual kendaraan roda empat yang di milikinya dan juga sejumlah uang dengan total mencapai Rp.72 juta untuk biaya DP di PRM.

“Kalau saya satu unit mobil seharga Rp.70 juta, terus penambahan lagi Rp.2 juta untuk tambahan kaki lima,” ujarnya.

Pria yang lebih akrab disapa Amad ini pernah mendapatkan pesan singkat WhatsApp dari KM melalui salah seorang nasabah berupa Surat Pemberitahuan Pengembalian Dana untuk para nasabah PMR.

“Kemarin sempat ada surat, tapi saya rasa semacam akal-akalan saja. Soalnya yang nyebarin surat itu sampai sekarang kami ini tidak bisa menghubungi, surat kayak enggak serius tanpa materai. Terlebih-lebih KM, sudah kayak melarikan diri tanpa kejelasan kepada kami,” tegasnya.

Berdasarkan foto Surat Pemberitahuan Pengembalian Dana yang diperoleh radarmetro.id, bertandatangan penanggung jawab pembangunan PRM, berinisial KM. Surat tersebut diterbitkan pada, tanggal 4 April 2022 yang berisikan dua tahapan tenggang waktu dana pulang ke masing-masing nasabah. Tahap Pertama tanggal 19 – 24 Februari 2023, Tahap Kedua tanggal 19 – 24 Desember 2023.

“Tapi kami belum yakin kalau tidak yang bersangkutan langsung menyatakan sikap tanggung jawab kepada kami,” tambahnya.

Menurut Amad, korban dari ketidakpastian pengembalian dana PRM mencapai lebih dari 60 orang. Dengan total uang hingga miliaran rupiah.

“Banyak yang sudah terjerumus ke sini, lebih dari 60 orang sepengetahuan saya. Ya tinggal dikalikan saja, kalau miliaran ada lah,” tukasnya. (Naim)

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button