NEWS

Pengedar Sabu di Metro Tertangkap, BNN Kota Metro : Mahasiswa Perlu di Tes Urine

RADARMETRO.ID – Pasca ditangkapnya AHS (26) warga Iringmulyo, Metro Timur, salah seorang pengedar narkotika yang diduga menjajakan barang haram di kalangan mahasiswa di Kota Metro.

Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Metro imbau seluruh Perguruan Tinggi di Kota Metro lakukan antisipasi dini guna pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan, dan peredaran gelap narkotika (P4GN) di kalangan mahasiswa.

Hal itu disampaikan Plt Kepala BNN Kota Metro Sanusi, saat di konfirmasi radarmetro.id, Jumat (30/9/2022).

Sanusi merasa prihatin terkait peredaran narkotika yang menyasar remaja terlebih-lebih mahasiswa yang tengah menempuh pendidikan di Kota Metro. Bahkan, kedepannya BNN Kota Metro akan menggencarkan sosialisasi bahaya narkoba hingga tes urine guna menciptakan mahasiswa bebas narkoba.

Ia juga tidak banyak memberikan komentar kebenaran peredaran narkotika di kalangan mahasiswa. Lantaran kasus penangkapan salah seorang pengedar narkoba berinisial AHS masih didalami pihak Kepolisian setempat.

“Kami baru mengetahui terkait penangkapan tersangka Bandar Narkoba dari media online, jadi kami belum bisa memberikan komentar kebenaran penangkapan tersebut. Mungkin lebih tepat bisa dikonfirmasikan ke Polres Metro,” ujarnya.

Sementara itu, Sanusi mengakui peredaran narkoba di Bumi Sai Wawai tergolong tinggi. Pihaknya menangani sejumlah kasus dari berbagai kalangan, diantaranya wiraswasta, Aparatur Sipil Negara (ASN), buruh, pengangguran, hingga pelajar atau mahasiswa.

“Pengguna sabu yang paling besar dari kalangan wiraswasta,” ungkapnya.

Di sisi lain, Sanusi mengkhawatirkan pendidikan Kota Metro akan peredaran narkotika. Hal itu dikarenakan pengakuan AHS yang menjajakan barang haram tersebut menyasar sejumlah remaja hingga mahasiswa.

Ia berharap Satuan Pendidikan tingkat Sekolah Dasar hingga Perguruan Tinggi di Kota Metro segera melakukan sosialisasi bahaya narkotika, bahkan tes urine jika diperlukan.

“Tentunya kami menghimbau agar melakukan upaya preventif berupa kampanye anti narkoba secara massif, penyuluhan bahaya narkoba, dan tes urine di lingkungan mahasiswa,” imbaunya.

Selain itu, BNN Kota Metro akan terus berupaya dalam pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan, dan peredaran gelap narkotika (P4GN) di lingkungan Perguruan Tinggi di Kota Metro. Hal itu dalam rangka mewujudkan Kampus Bersih Dari Narkoba (Kampus Bersinar).

“Kedepan, BNN Kota Metro akan melakukan kerjasama dengan seluruh Perguruan Tinggi yang ada di Kota Metro untuk bersama-sama menciptakan KAMPUS BERSINAR,” bebernya.

Sanusi memastikan bahwa sosialisasi bahaya narkoba yang merupakan program rutin BNN Kota Metro akan kembali digelar di beberapa sekolah, baik tingkat SMP sampai SMA sederajat di Kota Metro.

“Hal ini sangat penting dalam menciptakan pelajar atau mahasiswa berprestasi tanpa narkoba, untuk menuju Kampus Bersinar, Kampus Bersih Dari Narkoba,” imbuhnya.

Hal yang sama juga akan diselenggarakan di beberapa Perguruan Tinggi, namun kali ini ada kemungkinan akan diadakannya tes urine di kalangan mahasiswa.

“Kita akan mencoba melakukan penjajakan dengan Perguruan Tinggi terkait tes urine, terutama bagi mahasiswa baru,” tandasnya. (Naim)

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button