NEWS

Pemkot Monitoring dan Evaluasi PTM di Sekolah

RADARMETRO.ID – Pemerintah Kota Metro kembali mengevaluasi Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di sekolah. Itu menyusulnya terpaparnya dua siswa di dua sekolah di Bumi Sai Wawai.

“Kita lakukan pengawasan dan monitoring pembelajaran tatap muka di sekolah. Nah apabila ditemukan kasus di sekolah, maka wajib menghentikan selama 5 hari sesuai dengan SKB 4 Menteri,” terang Sekda Kota Metro, Ir. Bangkit Haryo Utomo didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro, drg. Erla Andrian, Selasa (8/2/2022).

Ia mengakui telah melakukan penghentian PTM di sekolah di beberapa sekolah yang siswanya terpapar. Karenanya untuk saat ini pihaknya tengah mengevaluasi perkembangan kasus di dua sekolah tersebut.

“Penghentian di sekolah itu kalau sudah ditemukan klaster, baru akan ditutup selama 14 hari. Tapi kalau hanya 1 atau 2 kasus maka hanya ditutup 5 hari,” jelasnya.

Menurutnya, evaluasi perkembangan Covid-19 tersebut tetap akan dilakukan di seluruh sekolah. Ini terutama bagi sekolah ada dan tidaknya kasus tersebut.

“Kita sambil tetap mengevaluasi begitu ada kejadian langsung kita tutup dan menghentikan PTM sementara. Kita juga lihat 14 hari kedepan, kalau dia meningkat terus kita ambil sikap terkait PTM. Evaluasi kita lihat 14 hari ini. Sudah kita lakukan di dua sekolah ini,” tukasnya.

Diketahui, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Metro menghentikan PTM di dua sekolah. Itu menyusul terpaparnya dua siswa di dua sekolah di Bumi Sai Wawai. (ria)

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button