NEWS

Pemkot Metro Tindaklanjuti Temuan CCTV TPI, DLH Angkut Dua Truk Sampah

RADARMETRO.ID – Pemerintah Kota Metro akhirnya menindaklanjuti temuan rekaman Closed Circuit Television (CCTV) milik Trader Peduli Indonesia (TPI) Kota Metro. Dibantu warga dinas terkait melakukan pembersihan sampah dikawasan gapura perbatasan Metro Utara, Jumat (19/11/2021).

Dikonfirmasi awak media, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Metro Irianto Marhasan membenarkan hal tersebut. Menurutnya, kegiatan pembersihan tersebut diinisiasi DLH dengan dibantu warga. Selain itu juga dari Satpol-PP, perangkat kecamatan dan kelurahan hingga organisasi masyarakat juga turut membantu. “Bersih-bersih ini merupakan inisiatif dinas, oleh karena ada berita yang viral di medsos kemudian tim orange langsung bergerak. Hari ini kita dibantu Pol-PP, ibu camat, pak lurah dan trader bersama masyarakat,” katanya.

Ia mengaku, selain perbatasan gerakan bersih-bersih itu juga akan dilakukan secara merata di seluruh wilayah Metro yang rawan menjadi tempat pembuangan sampah liar. Bahkan total sampah yang berhasil terkumpul sebanyak 2 truk. “Total sampahnya ini ada dua truk. Setelah ini kita juga akan bersihkan sampah yang ada di jalan baru. Setelah pembersihan ini kita akan minta Kominfo untuk pasang CCTV disini. Ya walaupun trader sudah pasang CCTV disini tapi kan CCTV-nya pakai sinar surya,” ungkapnya.

Sementara itu, Camat Metro Utara, Wilastri mengapresiasi peran serta Trader Peduli Indonesia (TPI) yang membantu pemerintah dengan memasang CCTV untuk memantau pelaku buang sampah di perbatasan. Sehingga dapat diketahui warga mana saja yang membuang sampah sembarangan tersebut.

“Sangat luar biasa sekali kepedulian trader terhadap masyarakat khususnya di Metro Utara, ini sangat kami apresiasi. Dalam waktu dekat, nanti Pemkot juga akan memasang CCTV nya disini. Jadi akan dipantau 24 jam,” katanya.

Wilastri mengungkapkan bahwa pihaknya telah dibuat kesal oleh ulah warga tak bertanggungjawab yang mengotori wajah Kota Metro. Terlebih perbuatan tersebut juga dilakukan berulang kali. “Jadi kita ini memang dibuat kesal sama masyarakat yang selalu membuang sampah disini, berbagai upaya melalui tulisan imbauan sudah kita lakukan tetapi tetap saja masih ada yang membuang sampah disini,” cetusnya.

Karenany, tambah Wilastri, guna mencegah perilaku oknum masyarakat pembuang sampah, pihaknya berencana menggandeng CSR untuk membangun taman di wilayah perbatasan antara Kecamatan Metro Utara dan Kecamatan Punggur, Kabupaten Lampung Tengah. “Untuk kedepannya melalui pihak CSR akan kita buat taman disini agar yang membuang sampah nanti merasa malu jika masih membuang sampahnya,” tukasnya.

Diketahui, puluhan warga terekam Closed Circuit Television (CCTV) milik Trader Peduli Indonesia (TPI) Kota Metro yang dipasang di perbatasan Metro Utara – Lampung Tengah. Dari data yang dihimpun media, CCTV milik TPI tersebut terpasang tepat disisi kanan gapura sejak pertengahan tahun 2021. CCTV itu merekam ratusan kali praktik buang sampah dikawasan perbatasan, ironisnya para penyumbang sampah tersebut hanya dilakukan oleh puluhan orang yang sama. (ria)

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button