NEWS

Pemkot Metro Larang Warga Rayakan Malam Tahun Baru, 1 Januari Tempat Pariwisata Boleh Buka dengan Prokes

RADARMETRO.ID – Pemerintah Kota Metro kembali mengingatkan masyarakat untuk tidak menggelar acara pada peringatan malam tahun baru 2022 mendatang. Karenanya sejumlah titik Kota Metro akan dipantau terutama di titik-titik keramaian di Bumi Sai Wawai.

“Untuk tanggal 31 malam tidak boleh merayakan tahun baru. Warga kami imbau untuk tetap di rumah dan tidak menggelar kegiatan yang menyebabkan kerumunan,” terang Sekda Kota Metro, Bangkit Haryo Utomo, Senin (27/12/2021).

Meski melarang untuk menggelar kegiatan pada malam tahun baru, kata Bangkit, Pemkot mengizinkan tempat pariwisata dibuka saat tahun baru. Meski demikian protokol kesehatan (Prokes) ketat juga harus dilakukan oleh masing-masing tepat pariwisata. “Untuk tanggal satu boleh buka (tempat pariwisata,red). Tetapi dengan protokol kesehatan yang ketat,” tegasnya.

Sebelumnya, Pemkot Metro akan tetap melakukan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) pada perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) sesuai level yang ditetapkan. “Kita mengacu pada Intruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 66 tahun 2021 tentang pengaturan kegiatan Nataru,” terang Walikota Metro, Wahdi, Rabu (15/12/2021).

Wahdi menegaskan, pada malam perayaan tahun baru mendatang masyarakat juga dilarang untuk melakukan kegiatan. Terlebih kegiatan yang mengumpulkan massa. Karenanya Wahdi mengimbau tempat wisata dan hiburan agar mematuhi aturan tersebut. Masyarakat juga diimbau untuk tetap di rumah dan tidak melakukan kegiatan yang menimbulkan keramaian.

“Intinya kita (Pemda, red) menyesuaikan saja dengan Inmendagri 66, kan ini berlaku juga di seluruh Indonesia. Cuma untuk malam tahun baru, itu tidak boleh ada kegiatan. Nanti alun-alun (Lapangan Samber) ditutup. Masyarakat juga kami imbau agar tidak melakukan kegiatan yang menimbulkan keramaian,” tukasnya.

Diketahui, Metro juga akan menerapkan cek poin pada sejumlah titik di wilayah perbatasan dan pusat kota. Cek point tersebut akan dilakukan di Ganjaragung Metro Barat, perbatasan Metro Timur dengan Pekalongan (Lamtim), dan Jalan Pattimura Metro Utara. Lalu Taman Merdeka, dan rekayasa lalu lintas untuk jalan yang mengarah ke Taman Merdeka dan Lapangan Samber. (ria)

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button