NEWS

Pedagang Eceran Keluhkan Harga Petamax Mahal Sekaligus Langka

RADARMETRO.ID – Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Ron 92 (Pertamax) alami kenaikan secara Nasional. Harga Pertamax mencapai Rp.12.750 di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Kota Metro, pedagang eceran mengeluh akan mahalnya harga Pertamax tidak sebanding dengan ketersediaan stok dan masih tetap alami antrean, Jum’at (1/4/2022).

Kenaikan harga sebesar Rp.3.550 pada BBM Pertamax sangat dirasakan oleh para pedagang eceran. Pasalnya mereka baru mengetahui akan kenaikan harga Pertamax menjadi Rp.12.750 perliternya.

“Baru tahu mas, tadi saat mengisi jerigen,” ujar Andika (51) saat mengantri pengisian Pertamax di salah satu SPBU Kota Metro.

Dengan harga Pertamax semula di kisaran Rp.9.200, menurut pedagang eceran tersebut sudah mahal. Kini dengan harga Pertamax Rp.12.750 dari SPBU, Andika dipastikan akan menambah harga jualnya untuk mencari keuntungan.

“Kemarin saja sudah mahal, jualnya kalau sekarang kita beli Rp.12.750 terus gimana. Bisa-bisa kita jualnya nanti Rp.14an ribu lah,” ungkapnya.

Senada dengan hal tersebut, Deni yang juga pedagang eceran BBM jenis Pertamax merasa dirugikan dan terbebani akan kenaikan harga-harga saat ini.

“Ya dirugikan, beban juga namanya kita pedagang kecil, bahan-bahan pokok naik, Pertamax naik juga. Pastinya kita jualnya naik nanti,” ungkapnya.

Deni juga berharap akan kenaikan harga Pertamax juga di imbangi oleh ketersediaan BBM itu sendiri di SPBU. Selain itu, ia juga berharap kenaikan ini hanya sementara dan akan kembali turu kedepannya.

“Mahal sih enggak papa, yang penting barangnya ada, enggak ngantri-ngantri lagi,” tambahnya.

Salah satu Pengawas SPBU Ganjarasri, M Yani membenarkan adanya antrean pembeli BBM. Antrean tersebut di karenakan pengiriman BBM dari semua jenis sampai hari ini belum sampai dan dipastikan alami keterlambatan. Sedangkan para pembeli di hari ini mendapat BBM Pertalite, Pertamax maupun Solar dari stok pengiriman sebelumnya.

“Antrean ini karena barang belum datang, ini aja stok pengiriman kemarin. Salah satu masukan dari masyarakat kepada saya sih, bahwa harga naik asal barang ada,” ujarnya kepada radarmetro.id saat berada di antrean para pembeli.

Tidak banyak yang bisa dilakukan oleh pegawas SPBU seperti M Yani. Ia hanya sebagai penjual BBM di salah satu SPBU, selain itu melihat fenomena tersebut ia sudah lakukan koordinasi dengan pusat akan keluhan masyarakat saat ini.

“Kita cuman bagian penjualan saja, seperti ini ya kita tampung masukan masyarakat dan dikoordinasikan ke bagian pusatnya,” pungkasnya.

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button