NEWS

PBB-P2 yang Sudah Dibayarkan Dihitung Ulang Tahun Depan

RADARMETRO.ID – Pemerintah Kota Metro mengaku tengah menghitung ulang besarnya tarif Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2). Penghitungan dilakukan bagi masyarakat yang belum membayarkan pajaknya.

“Sekarang untuk tahun 2022 tetap bayar. Namun yang sudah bayar di 2022 nanti dihitung kembali di tahun 2023,” terang Sekda Kota Metro Bangkit Haryo Utomo, Selasa (7/6/2022).

Menurutnya, mengingat proses penghitungan tengah dilakukan makal, maka saat ini pihaknya tengah menghentikan sementara penarikan atau pemungutan pajak tersebut. Ini lantaran adanya penyesuaian stimulus PBB-P2 yang diberikan Pemkot Metro.

“Jadi itu SE dari Walikota untuk memberhentikan sementara pembayaran PBB-P2. Penghentian ini sambil menunggu perhitungan penambahan stimulusnya serta menunggu Perwalinya. Kalau sudah siap nantinya akan diberitahukan kepada masyarakat,” jelasnya.

Ia berpesan kepada masyarakat untuk tidak melakukan pembayaran terlebih dahulu. Yakni sampai dengan waktu yang belum dapat ditentukan karena nilai pembayaran PBB-P2 itu akan berubah.

“Artinya jangan bayar dululah, sampai kita tentukan dan sudah fix betul. Karena kan ada pergantian nilai yang harus dibayarkan oleh masyarakat. Kepada lurah kami juga meminta agar mengintruksikan seluruh kolektor untuk tidak melakukan pemungutan PBB-P2,” tukasnya.

Diketahui, Pemerintah Kota Metro telah menerbitkan SE Nomor 900/566/B-5/2022, tentang Penghentian Sementata Penagihan/Pemungutan PBB-P2 tahun pajak 2022 tertanggal 6 Juni 2022.

Surat tersebut berisi sehubungan dengan adanya Perubahan Keputusan Walikota Metro terkait Pemberian Stimulus berupa Pengurangan Ketetapan Pajak Bumi dan Bangunan Perdenaan dan Perkotaan (PBB-P2) Tahun 2022 di Kota Metro, maka agar Lurah beserta jajnrannya untuk dapat menghentikan sementara penagihan/pemungutan PBB-P2 di wilayahnya maing-masing untuk pajak tahun 2022 terhitung mulai hari Senin tanggal 06 Juni 2022.

Kemudian, Lurah diminta untuk menginstruksikan kepada seluruh kolektor di wilayah kerjanya untuk tidak melakukan pemungutan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) Tahun 2022 sampai dengan waktu yang akan ditentukan kemudian hari.(ria)

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button