NEWS

Pasca Penetapan Tersangka Mantan Kepala DLH, I Made Gede Suwanda Ditunjuk Plt Kadis PUTR

RADARMETRO.ID – Pemerintah Kota Metro menetapkan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Metro I Gede Made Suwanda sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR). Itu menyusul ditetapkannya Kepala DPUTR Eka Irianta sebagai tersangka tindak pidana korupsi (Tipikor) di Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

Penetapan Kepala DPUTR tersebut dilakukan berdasarkan Surat Perintah Walikota Metro Nomor 821.23/234/Sprint/B-3/03/2022. Surat tersebut ditandatangani langsung oleh Walikota Metro Wahdi tertanggal 20 Mei 2022.

Dalam surat tersebut disebutkan bahwa dengan menimbang Kepala DPUTR ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara Tipikor dana peningkatan operasi dan pemeliharaan prasarana dan sarana persampahan pada DLH tahun 2020.

Dikonfirmasi awak media, Walikota Metro Wahdi membenarkan hal tersebut. Ia menjelaskan, bahwa penetapan Plt Kadis PUTR dilakukan pasca penetapan Kepala DPUTR sebagai tersangka. Penunjukan Plt tersebut dilakukan berdasarkan penilaian oleh tim penilai kinerja.

“Sudah ditetapkan Kepala Dinas PU, Bapak Eka secara hukum. Maka saat itulah ditetapkan Plt, Pltnya adalah Pak Made dari Dishub, dengan pertimbangan tim penilai kinerja,” terang Wahdi, Senin (23/5/2022).

Wahdi mengatakan, sebagai aparatur tentu pegawai harus siap ditempatkan dimana saja. Karena Wahdi meminta agar Plt yang baru dapat melaksanakan tugasnya dengan baik termasuk membagi jabatannya sebagai Kepala Dishub maupun Plt Kepala DPUTR. “Tentu iramanya yang harus diatur. Karena sebagai aparatur tentu harus siap dan itulah pertimbangan dari tim demikian, saya kira itu,” katanya.

Menurutnya, mengenai kekosongan jabatan tersebut pemkot akan segera melakukan lelang jabatan secara terbuka. Terlebih ada beberapa jabatan lainnya yang saat ini juga tengah memasuki masa pensiun.

“Untuk lelangnya segera dilakukan berhubungan dengan beberapa jabatan. Karena juga tentu selain kita butuh percepatan. Jadi disatukan aja nanti, sampai Desember. Dan itu terbuka selalu,” jelasnya.

Wahdi menambahkan, mengenai prioritas jabatan bagi warga Metro akan menjadi penilaian tambahan. Ini tentunya bagi warga Metro yang mau membangun Kota Metro.

“Untuk prioritasnya, sekali lagi tolong diperhatikan, orang yang punya kompetensi itulah yang diprioritaskan. Yang kedua tentu orang yang mau membangun Kota Metro. Nah kalau itu orang Metro, ya, kenapa tidak,” tukasnya. (ria)

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button