NEWS

Non Pencabulan, DP3AP2KB Catat Kekerasan Perempuan dan Anak Didominasi Korban KDRT

RADARMETRO.ID – Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengadilan Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Metro mencatat sepanjang tahun 2021 korban kekerasan perempuan dan anak mengalami kenaikan. Bila tahun 2020 jumlah korban kekerasan perempuan dan anak mencapai 10 korban, tahun 2021 naik menjadi 17 korban.

Dari jumlah tersebut rata-rata korban didominasi oleh Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT). Demikian disampaikan Kepala DP3AP2KB Kota Metro, Prayetno, Jumat (14/1/2022). Ia mengatakan, sepanjang tahun 2021 lalu pihaknya belum menemukan korban pencabulan. Hanya ada beberapa korban akibat KDRT. “Ya terkait KDRT, ini yang paling banyak. Kalau pencabulan tidak ada,” terangnya.

Menurutnya, upaya pencegahan kekerasan bagi perempuan dan anak dapat dilakukan dengan peran semua pihak. Ini terutama dalam memberikan edukasi kepada masyarakat agar kaum perempuan maupun anak mendapat perlindungan dan tidak lagi menjadi korban KDRT.

“Kita harapkan semua pihak mengedukasi kepada masyarakat agar tidak melakukan kekerasan bagi kaum perempuan dan anak. Kita juga mengintensifkan kader PATBM (Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat) untuk memberikan penyuluhan kepada masyarakat,” ungkapnya.

Menurutnya, data yang diperoleh DP3AP2KB tersebut juga telah disingkronisasi dengan data Polres Metro. Sementara itu, hingga awal tahun 2022 ini pihaknya belum mendapatkan laporan adanya kekerasan perempuan dan anak. Ia berharap sepanjangan tahun tidak ditemukan adanya korban kekerasan baik yang dialami kaum perempuan maupun anak.

“Mudah-mudahan tidak ada lagi. Kita harapkan semua masyarakat untuk bersama-sama memberi edukasi agar tidak ada lagi kekerasan yang dialami bagi kaum perempuan maupun anak,” tukasnya.

Diketahui, sepanjang tahun 2018 jumlah korban kekerasan perempuan dan anak mencapai 12 orang. Kemudian tahun 2019 sebanyak 15 dan tahun 2020 ada 10. (ria)

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button