NEWS

Metro Komitmen Wujudkan STBM, Pastikan Tak Ada Praktek BABS

RADARMETRO.ID – Pemerintah Kota Metro menyatakan komitmennya mewujudkan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM). Karenanya Pemkot memastikan tidak ada lagi praktek Buang Air Besar Sembarangan (BABS) di Bumi Sai Wawai.

“Kegiatan STBM Kota Metro sudah dilaksanakan secara terus menerus dan berkelanjutan. Diawali dengan terwujudnya Kota Metro menjadi kota ODF (Open Defection Free) pada tahun 2019. Ini sebagai pernyataan bahwa tidak ada lagi masyarakat Kota Metro yang buang air besar sembarangan (BABS),” ungkap Wakil Walikota Metro Qomaru Zaman menyambut kedatangan tim Verifikasi STBM Provinsi Lampung di Guest House Walikota Metro, Rabu (30/3/2022).

Qomaru mengatakan, bahwa Kota Metro pada telah mendapatkan penghargaan STBM berkelanjutan 5 Kabupaten/Kota terbaik kategori Supply Ceratin Tahun 2021. Karenanya sebagai wujud komitmennya Pemkot Metro akan mendeklarasikan 5 Pilar STBM.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro Erla Adriyani, menambahkan STBM merupakan program dengan pendekatan untuk merubah perilaku higiene dan sanitasi berbasis pemberdayaan masyarakat. Program ini lebih fokus pada perubahan perilaku bukan pada pembangunan sarana dan prasarana.

“5 Pilar STBM yang menjadi tolok ukur. Pertama, tidak buang air besar sembarangan, cuci tangan pakai sabun (CTPS), pengamanan makanan dan minuman keluarga, pengelolaan sampah rumah tangga dan pengolahan limbah cair rumah tangga,” katanya.

Erla menjelaskan, dalam rangka verifikasi 5 Pilar STBM di Kota Metro diharapkan mencapai hasil yang maksimal, khususnya pemenuhan target universal access sanitasi. Untuk itu, perlu melibatkan semua pihak dari pemerintah, masyarakat maupun pihak swasta untuk melakukan sinkronisasi dilakukan dengan melihat langsung pelaksanaan 5 Pilar STBM.

“Berdasarkan data hasil verifikasi STBM Pilar 2 sampai dengan Pilar 5 puskesmas se-Kota Metro sudah berada diatas 50%, maka Kota Metro dapat mengajukan verifikasi 5 Pilar STBM. Ini sesuai prosedur verifikasi bertahap, dimulai dari tingkat kelurahan, kecamatan dengan melengkapi persyaratan administrasi dan dokumentasinya. Hasil verifikasi dari 5 Pilar akan menjadi bagian dalam penilaian STBM berkelanjutan,” jelasnya.

Diketahui, anggota verifikator terdiri dari Ketua Tim Verifikasi STBM Provinsi Lampung, Tim Yayasan Konservasi Way Seputih Provinsi Lampung, Dinas Kesehatan Kota Metro dan Kepala OPD se-Kota Metro. (ria)

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button