NEWS

Kasus Covid-19 Melonjak, Pemkot Metro Berlakukan WFH 50 Persen, Jam Operasional Kafe dan Swalayan Dibatasi

RADARMETRO.ID – Naiknya angka kasus Covid-19 di Kota Metro menjadi perhatian serius pemerintah setempat. Pasalnya, untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19, Pemkot Metro kembali memberlakukan WFH (Work From Home) dan WFO (Work From Office).

“Melalui Intruksi Gubernur, Imendagri dan Intruksi Walikota Metro diatur itu, yang tadinya sudah turun sekarang menjadi 50 persen WFH dan WFO. Tetap ada pembatasan itu sampai sekarang,” terang Sekda Kota Metro, Bangkit Haryo Utomo, Kamis (10/2/2022).

Selain memberlakukan WFH dan WFO, jelas Bangkit, Pemkot Metro juga membatasi aktifitas kafe dan swalayan. Pembatasan dilakukan pada jam operasional kafe sampai dengan pukul 9 malam.

“Ada intruksi terbaru lagi dari Intruksi Gubernur, ialah jam operasional yang tadinya diperbolehkan sampai pukul 22.00 sekarang hanya diperbolehkan hingga 21.00 WIB. Nah ini berlaku sampai dengan tanggal 14 Februari nanti,” ungkapnya.

Terkait pembatasan pada kegiatan pemerintah yang bersifat menimbulkan keramaian, kata Bangkit, nantinya akan dilakukan pemberitahuan terlebih dahulu melalui gugus tugas. Kemudian Pol-PP dan BPBD akan memberitahukan kepada masyarakat bahwa Protokol Kesehatan (Prokes) Covid-19 menjadi yang utama.

“Karena kita sekarang ada lonjakan kasus Covid-19. Kemarin disampaikan oleh Bu Erla posisi kita ada 19 yang terpapar Covid-19,” jelasnya.

Menurutnya, evaluasi juga dilakukan oleh pemerintah setempat. Ini terutama pembatasan undangan bagi para peserta salah satunya dalam Musrenbang. “Kita akan lakukan pemberitahuan lewat SPT kepada KTN di masing-masing kelurahan. Seperti membatasi jumlah pengunjung yang akan hadir di kegiatan pemerintahan,” paparnya. (ria)

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button