NEWS

Jelang Pemilu 2024, Honorarium Badan Ad Hoc KPU Diusulkan Naik

RADARMETRO.ID – Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengusulkan kenaikan honorarium bagi Badan Ad Hoc. Usulan tersebut dilakukan mengingat beban kerja Badan Ad Hoc yang langsung bersentuhan dengan peserta pemilu.

“Iya kemarin kita sedang menyusun untuk honorarium Badan Ad Hoc. Untuk nominalnya kita masih dalam proses penyusunan dengan KPU Provinsi,” terang Komisioner KPU Kota Metro Ahmad Fatoni, Kamis (7/4/2022).

Ia menjelaskan, usulan kenaikan honorarium Badan Ad Hoc tersebut dilakukan mengingat beban kerja yang tinggi. Terlebih Badan Ad Hoc sebagai penyelenggara pemilihan yang langsung bersentuhan dengan peserta pemilu karena bekerja di level bawah, bersifat sementara sekaligus sebagai garda terdepan dalam melayani pemilih dan peserta. “Yang jelas diupayakan untuk naik. Karena melihat beban kerjanya yang tinggi. Apalagi pemilu nanti berbarengan,” ungkapnya.

Sebelumnya, Ketua KPU Provinsi Lampung Erwan Bustami membenarkan usulan kenaikan honorarium Badan Ad Hoc tersebut. Ia mengatakan, untuk honorium seperti PPK ditambah dari Rp2,2 juta menjadi Rp2,5 juta. Kemudian untuk anggota dari Rp1,9 jt menjadi Rp2,2 juta. “Tapi sekarang KPU RI sedang mengupayakan agar standar honorarium ini bisa bertambah,” ungkapnya.

Menurutnya, untuk mengantisipasi banyaknya petugas yang meninggal dunia pada pemilu sebelumnya, pihaknya mengaku akan melakukan langkah antisipasi.mulai dari rekrutmen petugas.

“Untuk rekrutmen petugas nanti dengan mempertimbangkan kesehatan dan usia. Untuk saat ini petugas maksimal berusia 50 tahun. Jadi kita memprioritaskan penyelenggara-penyelenggara di lapangan itu orang-orang yang mempunyai kesehatan prima. Tidak ada penyakit bawaan atau komorbid,” tukasnya.(ria)

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button