NEWS

Identitas Tujuh Tersangka Kerusuhan, Dua Diantaranya Anak Punk Metro

RADARMETRO.ID – Selepas kerusuhan antara kelompok Anak Punk dan Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) yang mengakibatkan rusaknya Pos Pantau Samber Park Kota Metro, Kepolisian Resort (Polres) Kota Metro menetapkan tujuh tersangka dari 39 orang yang diamankan.

Dari Ketujuh tersangka, RK (27) dan AR (19) merupakan warga Kota Metro dan empat diantaranya berasal dari kelompok Anak Punk dari luar Kota Metro.

“Alhamdulillah kita bisa menetapkan Tujuh orang dari anak-anak ini menjadi tersangka pengrusakan dan diantaranya dua orang menjadi tersangka pemukulan terhadap Sat Pol PP,” kata Kapolres Metro, AKBP Yuni Iswandari Yuyun melalui Kasat Reskrim, IPTU Firmansyah saat dikonfirmasi radarmetro.id, Senin (16/5/2022).

Dari hasil penyidikan, mengungkap identitas ketujuh tersangka. IPTU Firmansyah menerangkan bahwasanya dua tersangka merupakan warga yang berasal dari Kota Metro, yakni RK yang berusia 27 tahun, yang bertempat tinggal di Jalan Kunang, Metro Pusat sedangkan AR yang masih berumur 19 tahun, pemuda Jalan Stadion, Kelurahan Tejosari, Kecamatan Metro Timur, Kota Metro

“Dari pernyataan tersangka, dua diantaranya warga Metro. RK dan AR,” ujar Kasat Reskrim.

Ketujuh tersangka akan dijerat pasal 170 Jo 406 tentang tindakan kekerasan terhadap orang atau barang yang dilakukan secara bersama-sama.

“Untuk ke 7 tersangka kita kenakan pasal 170 Jo 406 tentang tindakan kekerasan terhadap orang atau barang yang dilakukan secara bersama-sama. Ancaman hukumannya paling lama 5 tahun 6 bulan penjara,” tambahnya.

Dari data yang dihimpun radarmetro.id, berikut daftar nama tersangka dalam kasus pengerusakan fasilitas negara Pos Pantau Samber Park, Polres Metro dan juga tindakan pemukulan terhadap anggota Sat Pol PP, antara lain :

  1. MZ (34), asal Jalan Selamet Riady LR Jambu No. 159, Kelurahan Kuto Batu, Kecamatan llir Timur 2, Palembang.
  2. RSP (23), asal Desa Durian Gadang, Kecamatan Akabiluhu, Kabupaten Lima Puluh Kota Sumatra Barat.
  3. RK (27), asal Jalan Kunang Metro Pusat.
  4. AR (19), asal Jalan Stadion, Kelurahan Tejosari, Kecamatan Metro Timur, Kota Metro.
  5. YAS (22), asal Kota Bumi, Lampung Utara.
  6. MR (22), asal Pasiran Jaya, Kecamatan Dente Teladas, Kabupaten Tulang Bawang.
  7. BG (21), asal Jalan Antasari, Kelurahan Tanjung Baru, Kota Bandar Lampung.

Sejumlah 39 orang yang ditangkap pada Jumat malam, 13 Mei 2022 telah menjalankan penyidikan. Sebanyak 32 orang dilakukan pembinaan sebelum dipulangkan ke keluarga masing-masing, sedangkan ketujuh tersangka akan menjalani proses hukuman atas apa yang telah mereka perbuat. (Naim)

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button