NEWS

Hitungan Jam, Polisi Tangkap Pelaku Pencurian, Ternyata Tersangka Mau Menikah Bulan Ini

RADARMETRO.ID – Kasus pembobolan toko yang viral di Metro akhirnya terungkap. Hanya dalam waktu beberapa jam saja, Tim Khusus Anti Bandit (Tekab) 308 Polres Metro bersama unit Reskrim Polsek Metro Pusat berhasil menangkap seorang pemuda yang diduga sebagai pelaku utama.

Kasatreskrim Polres Metro AKP Firmansyah mengungkapkan, tersangka bisa diidentifikasi berkat rekaman CCTV.

“Dari kejadian yang diketahui yakni tadi malam pada tanggal 2 Februari 2022. Kita bergerak cepat kemudian mengumpulkan bukti-bukti, bahan keterangan termasuk CCTV. Dari situ bisa kita identifikasi, Alhamdulillah kita bisa mengetahui siapa pelaku sebenarnya,” kata Kasat kepada awak media di Mapolsek Metro Pusat, Rabu (2/2/2022) sore.

Tersangka yang ditangkap sekira pukul 16.45 WIB itu mengaku hanya mencuri uang senilai Rp32 juta dari dalam laci kasir milik toko busana tersebut.

“Dari kerugian yang disampaikan oleh korban Joni itu lebih kurang Rp32 juta yang diambil pelaku. Kemudian tim kita bergerak cepat, Polsek Metro Pusat dan Tekab 308 meringkus tersangka, dan berhasil menyita uang sisanya sebesar Rp 27 juta,” ujarnya.

Kasat menyampaikan bahwa uang yang dicurinya belum sempat dihabiskan. Uang itu baru digunakan pelaku untuk membeli dua unit smartphone jenis Oppo.

“Yang Rp5 juta sudah dibelikan handphone sebanyak dua unit. Alhamdulillah tidak sampai 24 jam kita sudah mengungkap pencurian ini,” ungkapnya.

Pelaku yang diamankan tersebut ialah Husaini Mubarak, warga sekitar toko busana serba Rp35.000. Ia melancarkan aksinya dengan mengintai terlebih dahulu sasarannya.

“Pelakunya warga setempat dan memang sudah mengintai ya. Pelaku untuk sementara dalam pengakuan dia, dia melakukan aksinya sendiri dan akan kita dalami lagi pengakuannya karena ini baru kita dapatkan pelakunya dan akan kita kembangkan. Kalau apabila memang ada pelaku lain nanti akan kita share kembali dan akan kita ungkap,” bebernya.

Husaini diketahui merupakan resedivis atas kasus pencurian, ia terancam Pasal 363 KUHP dengan hukuman penjara maksimal di atas lima tahun.

“Tersangka kita jerat Pasal 363 pencurian dengan pemberatan, ancaman hukuman di atas lima tahun dan pelaku merupakan residivis kasus yang sama,” pungkasnya.

Husaini tertunduk diam saat digelandang petugas. Kepada wartawan, ia mengaku terpaksa mencuri untuk memenuhi kebutuhan resepsi pernikahan yang direncanakan akan digelar pada 19 Februari 2022 di wilayah Kecamatan Trimurjo, Kabupaten Lampung Tengah.

“Sisa uang itu untuk menikah. Sudah buat NA, rencananya untuk resepsi dan akad nikah tanggal 19 Februari nanti,” kata dia.

Pemuda 20 tahun warga Jalan Imam Bonjol, Gang Harapan II, RT 29 RW 011, Kelurahan Hadimulyo Barat, Kecamatan Metro Pusat ini menjelaskan rencana sisa uang hasil curian sebesar Rp27 juta.

“Sama orang Trimurjo, sudah saya kasih mahar tapi bukan pakai uang ini. Uang ini hanya untuk hajatan,” tandasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, tersangka masih menjalani pemeriksaan di unit Reskrim Polsek Metro Pusat. (Arby)

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button