NEWS

Harga Kedelai Naik, Pedagang Tahu Terancam Gulung Tikar

RADARMETRO.ID – Tingginya harga kedelai membuat pedagang tahu di Bumi Sai Wawai terancam gulung tikar. Bahkan sejumlah pedagang terpaksa harus menghentikan produksinya lantaran harga bahan baku yang tinggi.

Ini seperti yang dilakukan Ahmad salah satu pengusaha industri rumah tangga warga Jalan Kaca Piring Kelurahan Mulyojati, Kecamatan Metro Barat. Ia mengaku sudah satu minggu ini terpaksa tidak memproduksi tahu lantaran harga bahan baku kedelai yang tinggi.

“Sudah seminggu ini kami tidak produksi tahu. Kami bingung bagaimana menyiasati tingginya harga kedelai. Kalau harga tahu ikut dinaikkan, kami takut pelanggan lari. Sebaliknya mau kami kecilkan ukurannya, mau seukuran apa,” keluhnya, Selasa (22/2/2022).

Senada dikatakan Suroto, Pengusaha industri rumah tangga warga Jalan Tangkil Kelurahan Mulyojati, Kecamatan Metro Barat. Ia mengaku tahun ini hanya mendapatkan sedikit keuntungan dari penjualan tahu miliknya. Ini lantaran tingginya harga bahan baku kedelai.

“Kalau naiknya sudah hampir dua tahun ini. Sejak ada Covid-19, harga kedelai naik dua kali lipat. Kalau sebelum naik itu Rp6.000 per kilogram, sekarang dua kali lipat jadi Rp12.000. Ya jualan untuk bertahan, meski untungnya sedikit,” keluhnya.

Selain untuk bertahan hidup, lanjut Suroto, ia terpaksa berjualan lantaran banyak pekerjanya yang juga bergantung pada usahanya. Terlebih ada 5 pekerja yang membantunya dalam memproduksi usaha tahu miliknya.

“Kami punya lima orang tenaga kerja, kalau kami berhenti, mereka mau kemana. Sekarang saja kami hanya bisa mengolah satu kwintal kedelai. Sekarang ini produksi sedikit karena permintaan masyarakat juga berkurang karena pandemi. Kalau untuk keuntungan per harinya hanya Rp200 ribu, itu belum dipotong belanja plastik, listrik, upah pegawai dan lainnya,” jelasnya.

Dia juga mengaku bingung harus mengadu ke dinas mana tentang kesulitan yang dihadapinya. Ia hanya bisa berharap pemerintah mempunyai solusi dalam mengatasi tingginya harga kedelai saat ini. “Kami berharap pemerintah punya solusi mengenai tingginya harga kedelai ini. Ya harapannya bisa normal lagi harganya. Sehingga usaha yang saya rintis sejak lima tahun ini tidak gulung tikar,” tuturnya.(ria)

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button