NEWS

Hanya Sebulan, Polres Metro Ringkus 15 Orang Pengguna Narkoba

METRO – Satuan Reserse Narkoba (Sat Res Narkoba) Polres Metro menerima 11 Laporan Polisi (LP), dan mengamankan 15 penggunaan narkoba dalam kurun waktu satu bulan terakhir. Dari tangan tersangka didapati narkoba jenis sabu-sabu dengan total berat kurang lebih 3,43 gram, lalu ganja kurang lebih seberat 169,9 gram. Rabu (11/5/2022).

Kapolres Metro, AKBP Yuni Iswandari Yuyun, melalui Kasat Narkoba, IPTU Abdullah Efendi Siregar dalam satu bulan terhitung sejak awal Bulan Suci Ramadhan sampai Hari Raya IdulFitri 1443 Hijriah/ 2022 Masehi, bersama Anggota menindaklanjuti 11 laporan masyarakat, Alhasil 15 orang terjaring Satres Narkoba Polres Metro.

“Total yang berhasil kita amankan ada 15 orang terdiri dari 11 LP. Semua yang ditangkap itu terhitung mulai tanggal 8 April 2022 sampai dengan hari ini,” ujarnya kepada radarmetro.id di ruang kerjanya.

Dari tangan belasan tersangka tersebut, petugas mengamankan barang bukti berupa narkoba jenis sabu-sabu dan ganja. Selain itu juga berupa alat hisap sabu (bong) dan kertas hisap ganja.

“Barang bukti yang didapat ada perlengkapan alat hisap sabu, kemudian paper tembakau untuk Ganjar dan narkoba jenis sabu-sabu dengan total berat kurang lebih 3,43 gram, lalu ganja kurang lebih seberat 169,9 gram,” terangnya.

Dari data yang dihimpun radarmetro.id, 15 orang yang diamankan tersebut terdiri atas 7 orang pekerja Wiraswasta, 3 orang pekerja buruh, 2 orang pelajar dan mahasiswa, seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan 2 pemuda pengangguran.

Belasan orang yang diamankan Polisi akibat penyalahgunaan narkoba, masing-masing ialah AM (33) warga RT 006 RW 003 Kampung Purwo Adi, Kecamatan Trimurjo Kabupaten Lampung Tengah.

Kemudian JDS (28) mahasiswa asal Jl. Ki Hajar Dewantara, Kelurahan Iringmulyo, Kecamatan Metro Timur. Lalu AFA (18) dan ARA (22) mahasiswa dan pemuda asal Dusun Cempaka, Kelurahan Banjarejo, Kecamatan Batanghari, Kabupaten Lampung Timur.

Berikutnya ialah ABH alias Cuplis (32) seorang wiraswasta warga Jl. Kapten Tendean RT 011 RW 003 Kelurahan Margorejo, Kecamatan Metro Selatan. Lalu ASF (20) seorang mahasiswa asal dusun IV RT 027 RW 008 Kelurahan Pekalongan, Kecamatan Pekalongan, Kabupaten Lampung Timur.

Selanjutnya IJ (40) seorang PNS warga Jl. Yos Sudarso RT 037 RW 014 Kelurahan Metro, Kecamatan Metro Pusat. Kemudian AS (32) wiraswasta asal Desa Bumi Jawa Kecamatan Batanghari Nuban, Kabupaten Lampung Timur.

Lalu RS (36) seorang buruh, warga jalan Mekarsari RT 027 RW 010 Kelurahan Hadimulyo Timur, Kecamatan Metro Pusat. Serta S alias Kancil (48) seorang wiraswasta warga Jl. Bandar Marga RT 023 RW 008 Kelurahan Imopuro, Kecamatan Metro Pusat.

Setelah itu, EP (35) warga Jl. R Imba Kusuma RT 023 RW 004, DG (46) warga Jl. Bandar Marga RT 022 RW 004 dan LI (51) warga Jl. Sudirman Gg. Dewa Ruci II, Kelurahan Imopuro, Kecamatan Metro Pusat.

Terakhir ialah LWA (28) seorang buruh warga Jl. Kedondong dan TJA (21) seorang wiraswasta warga Jl. Hasanudin. Keduanya merupakan warga Kelurahan Yosomulyo, Kecamatan Metro Pusat. (Naim)

Saat ini, keseluruhan tersangka yang berjumlah 15 orang beserta barang bukti narkoba dan perlengkapan alat hisap berada di Mapolres Kota Metro. Selanjutnya, ke-15 nya akan terus menjalani pemeriksaan lebih lanjut guna mempertanggungjawabkan perbuatannya. (Naim)

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button