NEWS

Gelar Pasar Murah Bersubsidi, 2.500 Paket Sembako Disalurkan

RADARMETRO.ID – Pemerintah Provinsi Lampung bersama Pemerintah Kota Metro menggelar Pasar Murah Bersubsidi. Pasalnya, sebanyak 2.500 paket sembako bersubsidi dari Dinas Perdagangan (Disdag) Pemrov Lampung dan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Metro disalurkan ke masyarakat.

Pantauan di lapangan tampak Gubernur Lampung Arinal Djunaidi didampingi Walikota Metro langsung datang untuk menyalurkan paket sembako tersebut di Lapangan Mulyojati, Metro Barat, Jumat (22/4/2022).

Dikonfirmasi awak media, Kepala Disdag Provinsi Lampung, Elvira Umihanni, menjelaskan ada sebanyak 1.500 paket sembako bersubsidi yang dibagikan masyarakat di Kota Metro. Untuk oer paket sembako yang diberikan tersebut diantaranya terdiri dari 5 kg beras, 1 kg gula putih, 2 kg tepung terigu dan 1 liter minyak goreng.

“Untuk sembako bersubsidi ini kalau harga pasar itu bisa mencapai Rp120 ribu, tapi disini masyarakat bisa menebus dengan harga Rp75 ribu. Sehingga masyarakat bisa menghemat Rp55 ribu,” terangnya.

Menurutnya, paket sembako murah tersebut diberikan sebagai bentuk perhatian Pemerintah Provinsi Lampung kepada masyarakat khususnya di Kota Metro. Terlebih saat ini bulan suci ramadhan dan menyambut Hari Raya Idul Fitri.

“Untuk total paket semuanya ada 1.500 paket. Dari jumlah itu disebar ke 5 kecamatan dan 22 kelurahan se-Kota Metro. Jadi distribusinya melalui lurah dan pamong. Untuk total per kecamatan ada 300 paket sembako,” paparnya.

Ia mengaku selain Kota Metro pembagian paket juga diserahkan ke sejumlah kabupaten/kota lainnya. Ini seperti di Kabupaten Lampung Tengah. “Untuk pembagian paket sembako ini satu hari ini. Kalau kemarin sudah di Lampung Tengah, dan nanti ada satu kabupaten lagi yang rencananya akan disalurkan paket sembako yakni di Tulang Bawang Barat,” paparnya.

Sementara itu, Kepala DKP3 Kota Metro, Heri Wiratno menjelaskan, untuk di Kota Metro pihaknya menyiapkan sebanyak 1.000 paket sembako. Diantaranya terdiri dari 5 kg beras, 1 kg terigu, 1 kg gula putih dan 1 liter minyak goreng. “Harga paketnya sebesar Rp101.500. Tapi warga hanya menebus dengan harga Rp81.500, jadi kita subsidi Rp20.000 per paket,” ungkapnya.

Ia mengaku, sembako tersebut didistribusikan langsung ke masyarakat melalui camat. Ini diberikan bagi warga lain yang belum mendapatkan paket subsidi dari Provinsi. “Sehingga masyarakat tidak mendapatkan paket subsidi dobel,” ujarnya.

Menurutnya, pembagian subsidi paket sembako tersebut akan dilakukan 2 kali selama satu tahun. Yakni menjelang Idul Fitri dan perayaan Nataru (Natal dan Tahun Baru) mendatang. “Kita satu tahun ada 2 kali, Idul Fitri dan nanti pas Nataru,” tukasnya. (ria)

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button