NEWS

Dua Kajari Diganti, Salah Satunya Kajari Lamtim

RADARMETRO.ID – Kejaksaan Agung (Kejagung) Republik Indonesia (RI) merombak pejabat struktural di beberapa kejaksaan setingkat Kejaksaan Tinggi (Kejati) di provinsi hingga Kejaksaan Negeri (Kejari) di kabupaten/kota.

Berdasarkan informasi yang dihimpun radarmetro.id, Kamis (11/8/2022), Surat Keputusan Kejagung RI turut memberhentikan dan mengangkat pegawai kejaksaan yang ditempatkan di Provinsi Lampung. Terdapat dua Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) dan satu Koordinator pada Kejaksaan Tinggi di Provinsi Lampung yang dipindahtugaskan.

Diantaranya, Azy Tyawardhana yang semula menjabat sebagai Kajari Tulangbawang di Menggala, saat ini menjadi Kajari di Kabupaten Mesuji. Sementara itu, jabatan Kajari Tulangbawang di Menggala saat ini dipegang oleh Devi Freddy Muskitta yang diketahui sebelumnya menjabat sebagai Koordinator pada Kejati Maluku Utara di Sofifi.

Hal serupa, Kajari Lampung Timur di Sukadana Ariana Juliastuti diberhentikan, kemudian menjabat sebagai Kepala Bagian Tata Usaha Kejati DI Yogyakarta. Sedangkan pengganti Ariana Juliastuti yakni Nurmajayani yang sebelumnya menjabat sebagai Koordinator pada Kejati Sumatera Selatan di Palembang.

Selain itu, Andi Metrawijaya yang menjabat sebagai Koordinator Kejati Lampung di Bandarlampung dipindahkantugaskan sebagai Kajari Solok Sumatera Barat. Kemudian, jabatan yang ditinggalkannya saat ini ditempati oleh Vivi Eka Fatma yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Subbagian Penyusunan Rencana Anggaran Kejagung di Jakarta.

Hal itu disampaikan Jaksa Agung Muda Pembinaan Kejagung RI Bambang Sugeng Rukmono dalam putusan surat nomor KEP-IV-515/C/08/2022 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Dari Dan Dalam Jabatan Struktural Pegawai Negeri Sipil Kejaksaan Republik Indonesia.

Dalam surat itu, bahwa untuk kepentingan dinas, perlu segera memberhentikan para Pegawai Negeri Sipil yang namanya tersebut pada kolom dua dari jabatan sebagaimana tersebut pada kolom tiga lampiran keputusan, begitu bunyi surat putusan yang ditandatangani oleh Bambang Sugeng Rukmono.

Surat keputusan tersebut diketahui telah dilayangkan pada Senin (8/8/2022), dalam surat itu, Bambang Sugeng Rukmono mengungkapkan, selain memberhentikan PNS di lingkungan kejaksaan, Kejagung RI juga mengangkat pegawai tersebut untuk menempati jabatan yang lebih tinggi.

“Bahwa sehubungan dengan itu, perlu segera mengangkat Pegawai Negeri Sipil yang namanya tersebut pada kolom 2 dalam jabatan sebagaimana tersebut pada kolom 4,” tambahnya.

Kejagung RI hanya memberikan kenaikan jabatan kepada pegawai kejaksaan yang memiliki kapasitas yang mumpuni di bidangnya.

“Bahwa pengangkatan Pegawai Negeri Sipil dalam jabatan struktural tersebut pada kolom 4 telah memenuhi syarat dan dipandang cakap untuk diangkat dalam jabatan tersebut,” tandasnya. (Naim)

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button