NEWS

Diduga Mahasiswa di Kota Metro Konsumsi Sabu-Sabu, Pengedar Ditangkap Polisi

RADARMETRO.ID – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Metro menangkap seorang pria terduga pengedar narkoba di Kota Metro. AHS (26) memasarkan sabu-sabu di kalangan remaja hingga mahasiswa.

AHS yang merupakan warga Jalan Pala II, Kelurahan Iringmulyo, Kecamatan Metro Timur, diamankan tanpa perlawanan saat berada di Komplek Pasar Tradisional 24, Kota Metro.

Dengan barang bukti paket sabu-sabu siap edar seberat 2,50 gram beserta alat ukur berat sabu-sabu, terduga pengedar tersebut langsung digelandang ke Mapolres Kota Metro.

Berdasarkan pemeriksaan, Kapolres Kota Metro AKBP Yuni Iswandari Yuyun melalui Kasatresnarkoba IPTU AE Siregar mengungkapkan, anggota Satresnarkoba mengamankan AHS pada Rabu (29/9/2022) sore.

“Yang bersangkutan kita amankan tanpa perlawanan di Komplek Pasar Tradisional 24 Tejoagung, sekira pukul 17.00 WIB,” ujarnya saat dikonfirmasi radarmetro.id Jumat, (30/9/2022).

“Inisial AHS pengangguran berusia 26 tahun, ia merupakan warga Jalan Pala II, Kelurahan Iringmulyo, Kecamatan Metro Timur,” tambahnya.

Dari tangan AHS, anggota Satresnarkoba mengamankan sebanyak delapan paket sabu-sabu dan perlengkapan lainnya.

“Sabu-sabu yang ditemukan sejumlah delapan plastik clip bening ukuran sedang, total beratnya 2,50 gram, selain itu ada alat ukur alias timbangan,” bebernya.

Saat menjalani pemeriksaan, kepada Polisi AHS mengakui sebagai besar pembeli barang haram tersebut merupakan pemuda hingga kalangan mahasiswa di Kota Metro.

“Kebanyakan mahasiswa,” ungkapnya.

Selain itu, lanjut Kasatresnarkoba, barang haram tersebut didapatkan oleh AHS dari seorang wanita di wilayah Gunung Sugih Baru, Kecamatan Tigeneneng, Kabupaten Pesawaran, Lampung.

“Dari pengakuannya baru sebulan menjalankan jual beli narkoba jenis sabu-sabu di Kota Metro. Narkoba itu didapatnya dari seorang wanita di wilayah Gunung Sugih Baru. Tersangka ini membeli sabu itu seharga Rp2 Juta,” tandasnya

Kini tersangka serta sejumlah barang bukti diamankan di Mapolres Metro. Ia terancam Pasal 114 Ayat 1 atau Pasal 112 Ayat 1 UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan hukuman penjara paling lama 12 tahun dan denda paling sedikit Rp 800 Juta. (Naim)

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button