NEWS

Calon Pasar Way Bunut Rata Dengan Tanah, Alat Berat Diterjunkan

RADARMETRO.ID – Bangunan calon Pasar Induk Kali Way Bunut, Hadimulyo Barat yang sudah berdiri kokoh dirobohkan rata dengan tanah. Satu unit eskavator dan puluhan petugas pembangunan sudah mulai bekerja, Jumat, (15/5/2022).

Menurut pantauan radarmetro.id di lokasi yang berada di Jalan Patimura, Hadimulyo Barat, Kecamatan Metro Pusat, Kota Metro sekira pukul 09.45 WIB terlihat pengerjaan sedang berjalan.

Satu unit eskavator diterjunkan untuk merobohkan beberapa unit bangunan yang berada di bantaran aliran sungai Way Bunut. Selanjutnya semua bangunan yang ada akan diratakan dengan tanah. Sedangkan di sisi lain pekerja bangunan yang berjumlah lebih dari 10 orang turut menurunkan kerangka atab yang terbuat dari baja ringan.

Dari keterangan salah satu pekerja bangunan, bernama Dono (40), ia beserta rekan-rekannya diperintahkan oleh Cecep selaku kepala pekerja pembangunan untuk merobohkan seluruhnya tanpa tersisa.

“Kami hanya diperintahkan untuk merobohkan semua bangunan ini, perintah Pak Cecep. Lebih jelasnya sama beliau saja,” ujar Dono saat dikonfirmasi radarmetro.id saat perobohan bangunan pasar Induk Way Bunut, Hadimulyo Barat.

Sementara itu salah seorang pedagang Es Dugan Bakar di sekitar lokasi, Ardy Gunawan mengatakan awal mula pembangunan calon Pasar Induk Way Bunut pada tahun 2016. Ia sempat kaget atas perobohan tempat tersebut, pasalnya bangunan sudah berdiri kokoh tinggal tahapan perapihan dan berfungsi sebagai tempat jual beli.

“Ya kaget lah saya hari ini benar di eksekusi, karena bangunan itu kan tinggal perapihan terus pedagang berjualan di sana. Memang sudah lama sih seperti itu, sejak dibangun awal 2016 kemarin itu lah,” bebernya.

Ardy juga menginformasikan bahwasanya unit ruko yang ada sudah dibeli oleh warga Kota Metro yang akan berjualan nantinya.

“Kan kabarnya ruko-ruko itu sudah dibeli orang, tapi tidak tau persis sih untuk harganya berapa,” tambahnya.

Lurah Hadimulyo Barat, Agus Salim kepada radarmetro.id membenarkan akan adanya perobohan dari pihak ketiga. Sebelumnya ia beserta Kepolisian setempat sudah membicarakan itu bersama kuasa hukum dan pihak pengembang.

“Hari ini memang ada perobohan. Sebelumnya kan kita bersama Kapolsek Metro Pusat, ada juga dari kuasa hukum mereka. Jadi untuk bangunan yang dirobohkan sudah dialihfungsikan kepada Bapak Hardy Yunnaraga di bawah Kantor Hukum Adiguna dan Partners,” ujarnya.

Agus Salim juga mengungkapkan semua berjalan lancar sampai akhirnya bangunan tersebut dirobohkan. Pihak ketiga juga menjanjikan akan adanya pemulangan uang unit ruko yang dirobohkan kepada masyarakat Kota Metro yang telah melakukan transaksi jual beli.

“Tidak ada gejolak apa-apa, buktinya saat ini sudah mulai berjalan pengejaan. Karena kemarin katanya dari pemegang hak tempat itu bersama warga yang sudah membeli perunit ruko adanya kesepakatan pemulangan uang nanti di tahun 2023,” pungkas Lurah Hadimulyo Barat. (Naim)

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button