NEWS

BRI Link di Metro Jadi Target Pencurian, Rp30 Juta Melayang

RADARMETRO.ID – Setelah sebelumnya kios agen BRI Link di Kelurahan Purwoasri, Kecamatan Metro Utara disatroni maling, kini peristiwa pencurian yang menyasar BRI Link kembali terjadi di Metro.

Dari informasi yang dihimpun, satu kios agen BRI Link di Jalan dr Sutomo, Kelurahan Hadimulyo Timur, Kecamatan Metro Pusat disatroni maling sekira pukul 10.00 WIB, Sabtu (5/2/2022). Kawanan pencuri menggasak uang sebesar Rp30 juta dari agen BRI Link Bang Iyal tersebut.

Saat peristiwa berlangsung, kios tersebut dijaga oleh Zahrial Musthofa Hasani (27), warga RT 002 RW 003, Kelurahan Muara Aman, Kecamatan Bukit Kemuning, Kebupaten Lampung Utara.

“Kira-kira jam 10.00 WIB tadi kejadiannya. Itu BRI Link Bang Iyal, tadi juga sudah ramai polisi pada ke sini, dari polsek dan polres juga,” kata salah seorang warga.

Dari sumber yang diterima, kronologis kejadian bermula saat korban membuka kios BRI Link yang telah terdapat dua pelanggan.

“Pada saat itu Korban membuka kiosnya dan sudah ada pelanggan dua yang telah melakukan transaksi mengambil uang, saat korban masuk ke dalam rumah untuk mengangkat air, korban mendengar suara seperti orang membuka laci,” beber sumber yang enggan identitasnya dipublikasikan.

Selanjutnya, saat korban keluar dan mengecek laci meja BRI Link tempatnya menyimpan uang tersebut sudah terbuka dan uang tak berada lagi di dalam laci.

“Kemudian korban keluar dan mengecek laci meja tempat menyimpan uang dan didapati uang yang berada di dalam laci tersebut sudah tidak ada. Kemudian korban berteriak maling-maling dan keluar melihat terduga pelaku sudah berada di atas sepeda motor Honda Beat warna putih biru,” jelasnya.

Saat itu korban yang panik langsung spontan melakukan pengejaran namun tidak dapat menangkap pelakunya. “Lalu korban melakukan pengejaran dengan menggunakan sepeda motor, namun korban kehilangan jejak sesampainya di depan lapangan sepakbola Hadimulyo Timur, Jalan Imam Bonjol, Metro Pusat,” pungkasnya.

Dari kejadian itu, korban dikabarkan mengalami kerugian sebesar Rp30 juta. Namun hingga kini, korban belum dapat dimintai keterangan oleh media.

Sementara saat dikonfirmasi sekira pukul 18.06 WIB melalui sambungan WhatsApp, Kapolres Metro AKBP Yuni Iswandari Yuyun meminta media untuk mengkonfirmasi kejadian itu ke Kapolsek Metro Pusat Iptu Erson.

“Silakan konfirmasi ke Kapolsek Metro Pusat karena perkaranya sedang ditangani oleh Polsek Metro Pusat dan telah di back up oleh Satreskrim Polres Metro, di TKP ada tim inavis dan Tekab Polres Metro,” balas Kapolres melalui pesan WhatsApp sekira pukul 19.18 WIB. (Arby)

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button