NEWS

BPJS Kesehatan Jadi Syarat Layanan Publik, Pemkot Metro Segera Panggil Satker

RADARMETRO.ID – Kebijakan pemerintah pusat mengenai penambahan syarat layanan publik disikapi Pemerintah Kota Metro. Pasalnya, dalam waktu dekat ini Pemkot Metro akan memanggil pihak BPJS Kesehatan.

“Ini nanti hari Kamis akan kita rapatkan dengan seluruh pemangku kepentingan. Harus ada ketegasan dari pihak BPJS Kesehatan,” ujar Sekda Kota Metro Bangkit Haryo Utomo dikonfirmasi awak media, Jumat (4/3/2022).

Ia mengatakan, rapat tersebut juga akan membahas mengenai pelayanan publik apa saja yang harus menggunakan syarat BPJS Kesehatan. Karena kabar Sementara syarat tersebut rencananya akan digunakan dalam pembelian tanah, pembuatan SIM dan SKCK.

“Sebetulnya yang pas itu apa saja persyaratan yang menggunakan syarat. Kalau dapat kabar kan pembelian tanah, SIM dan SKCK. Tapi nanti yang di Disdukcapil perlu pembicaraan khusus, karena persyaratan itu tidak boleh. Coba nanti bicarakan lagi apakah termasuk itu membuat KTP dan KK. Kalau nggak salah nggak boleh ditambah-tambah dengan syarat itu,” jelasnya.

Ia mengaku setelah rapat tersebut nantinya Pemkot akan membuat surat edaran tersebut. Meski demikian ia mengaku bahwa syarat tersebut tidak menjadi masalah bagi warga Kota Metro. Terlebih kepesertaan BPJS Kesehatan Kota Metro telah mencapai 95,76 persen.

“Artinya 95,76 persen ini seluruh masyarakat bisa dilayani dengan BPJS Kesehatan. Bagi masyarakat yang tidak punya dan yang menunggak, dalam keadaan darurat dan masuk rumah sakit harus dilayani semua. Jadi kalaupun ada syarat ini sebetulnya untuk kita tidak bermasalah karena sudah punya semua,” paparnya.

Ia menambahkan, pihaknya juga masih menunggu petunjuk pelaksana (Juklak) dan petunjuk teknis (Juknis) mengenai aturan tersebut. Bangkit mengaku akan segera menginformasikan kepada masyarakat. “Nanti kita akan informasikan persyaratan apa saja yang harus menggunakan BPJS,” tukasnya. (ria)

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button