NEWS

Belasan Anjal Dirazia Satpol PP Kota Metro, Ironisnya Anak SD Terlibat

RADARMETRO.ID – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Metro kembali menertibkan anak jalanan (Anjal) yang disinyalir meresahkan pengguna jalan di Kota Metro. Dari operasi yang menyasar berapa titik, diamankan 14 sebagai pengamen, dua diantaranya manusia silver. Ironisnya mayoritas diantara mereka masih pelajar.

Berdasarkan data yag dihimpun radarmetro.id, belasan Anjal itu terjaring oprasi Satpol PP, Rabu (22/6/2022), yang dilakukan sejak pukul 17.00 WIB hingga 19.00 WIB dengan menyasar beberapa titik di lampu merah di Kota Metro.

Kepala Satpol PP, Imron melalui Kabid Ketentraman Umum dan Ketertiban Masyarakat (Trantibum) Yansius Hutabarat mengatakan, razia rutin dilakukan dalam rangka penegakan Peraturan Daerah (Perda) Kota Metro untuk menciptakan suasana aman dan nyaman bagi masyarakat serta pengguna jalan.

“Kami Satpol PP Kota Metro dari bidang Trantibum dalam menjalankan Perda untuk ketertiban umum, seperti biasa kita melakukan razia-razia. Malam ini di beberapa titik seperti, lampu merah 4848, lampu merah Taman Makam Pahlawan, dan juga lampu merah 16C Metro Barat. Akhirnya terjaringlah beberapa Anjal, sebanyak 14 orang seperti yang kita lihat ini,” ujarnya kepada radarmetro.id, Rabu (22/6/2022) malam.

Kabid Trantibum juga mengungkapkan, belasan Anjal tersebut didapati sebagai pengamen, tak jarang dari mereka melakukan tindakan meresahkan apabila tidak diberikan uang oleh pengguna jalan.

“Banyak laporan atas kegiatan mereka, masyarakat dan pengguna jalan merasa resah dengan tindakan yang sangat tidak baik, salah satunya, ketika tidak diberikan uang, mereka mencoret body mobil dengan menggunakan paku yang tertancap di alat musik gitar kecil milik mereka. Tadi kita cek, dan benar itu adanya,” ungkapnya.

Sementara itu, Kasi Operasi dan Pengendali (Opsdal) Satpol PP Kota Metro Sisnuryanto merasa miris lantaran mayoritas Anjal tersebut masih pelajar dan bahkan ada juga yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD).

“Untuk usianya mayoritas belasan tahun. Dua anak masih kelas 6 SD, banyak yang masih SMP, dan hanya beberapa yang sudah usia dewasa,” ujarnya.

“Yang pasti kita lakukan pembinaan, tadi kan kita jalan oprasi jam lima sore, sampai sini kita ajak sholat berjamaah dulu. Terus kita berikan arahan, dan pembinaan, selanjutnya kita pulangkan ke rumah masing-masing,” tambahnya.

Belasan Anjal yang terjaring operasi Satpol PP diantaranya, FS (15), AP (13), dan YA (13) yang kesemuanya merupakan bocah asal Hadimulyo Barat, Metro Pusat, Kota Metro.

MBF (15), FA (15), dan MR (14) pelajar asal Kelurahan Mulyojati, Metro Barat, Kota Metro. AF (12), dan AN (11) bocah baru lulus SD yang diketahui beralamatkan di Kelurahan Metro, Kecamatan Metro Pusat, Kota Metro

Selanjutnya, HS (22) warga Kauman, Kelurahan Metro, Kecamatan Metro Pusat Kota Metro. Kemudian GA (22) warga Sukadana, Kabupaten Lampung Timur, RS (16) asal 21 Kecamatan Metro Timur, dan CPJ (14) asal 28 Kecamatan Metro Utara, Kota Metro.

Sementara itu, dua pengamen dengan cat warna silver di sekujur tubuh (manusia silver) yang diamankan anggota Satpol PP di lampu merah terminal 16C Metro Barat mereka ialah, HS (14) pemuda asal Teluk Betung, Kota Bandarlampung, dan BF (28) warga Jalan Reformasi, Kelurahan Metro, Kecamatan Metro Pusat, Kota Metro.

Kepada radarmetro.id, HS (14) mengakui mendapatkan uang sebanyak Rp150 ribu dalam satu harinya sebagai pengamen di area lampu merah 16C Metro Barat.

“Paling gede Rp150 sehari, buat jajan sehari-hari sama keperluan sekolah,” ungkapnya.

Di sisi lain, AF (12) diketahui kelas 6 SD yang memiliki cita-cita sebagai tentara itu mangaku baru pertama kali di razia oleh anggota Satpol PP lantaran ikut dalam rombongan pengamen

“Ya tadi diajak temen, terus gabung sama mereka, langsung ada pak Pol PP kami di tangkap,” ujar AF.

Di saat yang sama, Ani selaku orang tua dari AF merasa sedih lantaran anaknya sudah diamankan Satpol PP Kota Metro bersama Anjal lainnya.

“Ya kaget tadi di kasih kabar dari tetangga, katanya anak saya ditangkep Pol PP. Sedih lah lihatnya, mamaknya panas-panasan parkir demi anak malah lihat anak seperti ini, sedih banget,” ungkapnya. (Naim)

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button